Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
24 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Bejat, Empat Pemuda di Pelalawan Setubuhi Gadis Dibawah Umur Bergantian

Bejat, Empat Pemuda di Pelalawan Setubuhi Gadis Dibawah Umur Bergantian
Minggu, 11 November 2018 10:34 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Empat pemuda bejat di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, menyetubuhi seorang gadis yang masih berusia 17 tahun. Perbuatan bejat para pelaku dilakukan secara bergantian.

Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, Minggu (11/11/2018) mengungkapkan,  persetubuhan anak dibawah umur ini dilakukan selama kurun waktu 31 Agustus hingga 4 September. Kempat pelaku adalah JL, JB, AP dan AR.

“Saat itu, pada 31 Agustus korban BT dijemput oleh pelaku JL di rumahnya. Korban diberi minum oleh pelaku sehingga korban tidak sadarkan diri dan sudah berada di Hotel Pekanbaru dalam keadaan sudah telanjang,” ungkapnya.

Lanjut Kapolres, kemudian keesokan harinya tanggal 1 September korban diajak lagi oleh pelaku JB terlapor ke Wisma Sarinah, Kita Pangkalan Kerinci dan melakukan hubungan badan.

“Kemudian keesokan harinya tanggal 2 September korban diajak lagi oleh pelaku AM ke Wisma Sarinah dan disana dilakukan lagi hubungan badan,” jelasnya.

Kemudian, pada tanggal 4 September 2018 korban diajak lagi oleh terlapor AR ke Wisma Sarinah dan dilakukan lagi hubungan badan.

“Jadi mereka (JB, AF dan AR) mengatakan kepada korban apabila tidak mau disetubuhi harus membayar sejumlah uang karena mereka telah membayar kepada JL sehingga korban merasa ketakutan terhadap para terlapor,” jelas Kapolres lagi.

Atas kejadian tersebut korban merasa tidak senang dan kemudian melapor ke Polres Pelalawan guna Proses Hukum lebih lanjut. “Pelaku JL telah diamankan oleh Tim Opsnal Polres Pelalawan,” jelas Kapolres. ***

wwwwww