Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
24 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
23 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Ratusan Jamaah Banjiri Tabligh Akbar Bersama Mufti Negeri Perlis Malaysia di Pekanbaru

Ratusan Jamaah Banjiri Tabligh Akbar Bersama Mufti Negeri Perlis Malaysia di Pekanbaru
Minggu, 11 November 2018 11:46 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Tabligh akbar yang merupakan acara puncak Milad Muhammadiyah ke-106 telah digelar di Masjid Al-Fida, Jalan KH Ahmad Dahlan, Pekanbaru, Minggu (11/11/2018) pagi. Ratusan jamaah terlihat memenuhi tabligh akbar yang diisi oleh Prof Madya Dato' Dr Mohd Asri Zainul Abidin selaku penceramah dari Mufti Negeri Perlis Malaysia ini.

Dari pantauan GoRiau.com di lokasi, ratusan jamaah yang berasal dari seluruh penjuru Kota Pekanbaru tampak memenuhi masjid sejak pagi. Sementara itu, tausiyah dari Dato' Mohd Asri Zainul Abidin sendiri dimulai pukul 10.00 WIB. 

Dalam tausiyahnya, Prof Madya Dato' Dr Mohd Asri Zainul Abidin membahas mengenai tantangan dan permasalahan umat Islam dewasa ini. Ia mengatakan, di akhir zaman sekarang, begitu banyak orang-orang munafik yang menyebarkan informasi palsu sehingga mampu memecah persatuan Muslim.

"Munafik ini tidak muncul ketika Islam lemah, tapi ia ada ketika Islam kuat. Munafik kemudian hadir untuk merusak kebersamaan dan keharmonisan umat Islam," ujarnya dengan Bahasa Melayu yang khas.

Ia juga menambahkan, agar umat Islam harus menghindari perilaku munafik yang berarti mengaku beriman, tetapi mengingkari dalam hati. 

"Umat Islam dituntut untuk mengelakkan perilaku munafik karena hal ini sangat berbahaya. Yang kita hadapi ini bukan dengan orang-orang kafir saja, tetapi juga dengan orang Islam yang munafik tadi," tambahnya lagi.

Untuk diketahui, semarak Milad Muhammadiyah adalah edaran dari PP Muhammadiyah agar menyiarkan Milad se-Indonesia. Tema Milad Muhammadiyah secara Nasional yakni Ta'awwun untuk Negeri, yang berarti Muhammadiyah akan terus bersama sama berbuat untuk bangsa, seperti yang sudah dilakukan selama ini. ***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww