Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
7 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
1 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

65 Hektar Lahan Sawah di Indragiri Hulu Gagal Panen karena Banjir

65 Hektar Lahan Sawah di Indragiri Hulu Gagal Panen karena Banjir
Air sungai Indragiri meluap hingga menutupi jalan
Selasa, 13 November 2018 17:55 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Sejumlah lahan perkebunan dan pertanian di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mengalami gagal panen karena banjir yang terjadi beberapa hari belakangan ini. Ada sekitar 65 hektar sawah milik masyarakat yang ada di Inhu gagal panen karena banjir.

Hal itu dikatakan Kalaksa BPBD Riau, Edward Sanger, Selasa (13/11/2018). Banjir tidak hanya menggenangi lahan persawahan, juga menggenangi 175 hektar perkebunan sawit dan 35 hektar kebun palawija.

"Jadi totalnya ada 275 hektar lahan masyarakat yang digenangi banjir. Akibatnya, masyarakat mengalami gagal panen. Apalagi belakangan ini curah hujan disejumlah daerah di Riau cukup tinggi," kata Edward kepada GoRiau.com.

Selain perkebunan milik masyarakat, dikatakan Edward Sanger, sejumlah rumah dan fasilitas pemerintah juga dilanda banjir. Apalagi saat ini ketinggian air mencapai 60 centimeter sampai 1 meter.

"Contohnya saja, ada jalan sepanjang 2 kilometer yang digenangi air setinggi 60 centimeter. Juga sejumlah bangunan SD, SMP dan fasilitas kesehatan terendam. Beberapa siswa diliburkan karena air memasuki ruang belajar," jelas Edward Sanger. ***

wwwwww