Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
18 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
6 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
17 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
19 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Naik Rp204 Ribu, UMK Inhil 2019 Disepakati Rp2,7 Juta

Naik Rp204 Ribu, UMK Inhil 2019 Disepakati Rp2,7 Juta
Selasa, 13 November 2018 21:24 WIB
TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk Inhil tahun 2019 sebesar Rp2.750.618.96. Hal itu disepakati setelah dilakukannya sidang Dewan Pengupahan.

"UMK Inhil tahun 2019 naik sebesar Rp204.456,82 dari tahun sebelumnya atau mengalami kenaikan 8,3 persen,'' jelas Pembina Dewan Pengupahan Inhil, Afrizal.

Dijelaskan Afrizal dalam menentukan besaran kenaikan upah, pihaknya berpatokan pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 Pasal 44 ayat (2) tentang Pengupahan.

Ditambahkannya, UMK yangtelah disepakati ini akan diteruskan ke Gubernur Riau untuk mendapatkan SK. Jika SK sudah didapat, maka 2019, UMK Inhil resmi menjadi Rp2.750.618, 96.

Sementara itu Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi, Masdar menegaskan setelah ditetapkan dengan SK Gubernur maka UMK wajib diterapkan, jika melanggar akan ada sangsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Meski tidak banyak, tapi tiap tahun kita usahakan agar terus naik. Pada intinya kita ingin perusahaan tetap sehat dan karyawan sejahtera," terangnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww