Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
8 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Banjir di Kabupaten Inhu Kembali Telan Korban, Bocah 2 Tahun Tewas Tenggelam di Halaman Rumah

Banjir di Kabupaten Inhu Kembali Telan Korban, Bocah 2 Tahun Tewas Tenggelam di Halaman Rumah
Rabu, 14 November 2018 19:22 WIB
RENGAT - Banjir di Indragiri Hulu, Riau kembali menelan korban jiwa. Korban banjir adalah seorang balita yang tenggelam di halaman rumah orangtuanya.

Rini Sulasmi (26) hanya bisa termenung sambil menceritakan kejadian naas yang dialami putra bungsunya, Juna Muhammad Fauzi, bocah berusia 2 tahun yang tewas akibat tenggelam di halaman rumah sendiri.

Juna ditemukan tewas pada Rabu (14/11/2018) sekira pukul 12.00 Wib.

Rini yang ditemui Tribuninhu.com sebagaimana dikutip GoRiau.com, usai pemakaman Juna, menceritakan saat kejadian dirinya sedang tidak berada di rumah. Dirinya meninggalkan Juna di dalam rumah dalam kondisi tertidur.

"Saya mau jemput anak saya pulang sekolah di seberang jalan raya karena anak saya tak bisa menyebrang," katanya, Rabu (14/11/2018). Jarak dari rumah korban ke jalan raya hanya 20 meter.

Sementara itu kondisi di halaman rumah korban sudah terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa. Sepulangnya menjemput anak pertamanya yang pulang sekolah, Rini sudah tidak menemukan lagi Juna di dalam rumah. Sementara posisi pintu dapur sudah terbuka.

Rini meminta pertolongan warga sekitar untuk mencari Juna. Lima menit mencari, tetangga korban menemukan Juna di bawah kolong rumah dalam kondisi tidak bernyawa. "Dari mulutnya keluar air susu," kata Rini.

Juna sempat dibawa ke Rumah Sakit Kasih Ibu untuk mendapat pertolongan. Namun sayang nyawa Juna sudah tidak tertolong lagi.

Selanjutnya keluarga membawa jenazah Juna untuk dimakamkan di TPU di Pematang Reba. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:pekanbaru.tribunnews.com
Kategori:Olympic, Riau, Badminton
wwwwww