Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

EMP Berikan Pelatihan Pertanian Organik ke SMAN 1 Sungai Apit

EMP Berikan Pelatihan Pertanian Organik ke SMAN 1 Sungai Apit
Pihak EMP saat memebrikan pelatihan organik kepada siswa
Rabu, 14 November 2018 19:37 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - EMP Malacca Straits SA (MSSA) memberikan pelatihan pertanian organik ke siswa SMAN I Sungai Apit, Siak. Ini salah satu komitmen perusahaan menjaga kelestarian lingkungan.

Menurut Amru Mahalli, Manajer GPA (General Public Affairs) EMP, perusahaan melalui tim CSR memberikan pelatihan pertanian organik secara kontinyu kepada siswa SMAN I yang merupakan sekolah adiwitata di Riau. Pelatihan itu dilaksanakan tanggal 13 November 2018 lalu di Sungai Apit.

"Program pertanian organik ini sebagai salah satu pilihan pertama dalam materi ajar untuk program sekolah adiwiyata nasional di SMAN tersebut," ungkapnya.

Tahap awal, kata Amru, kegiatan dimulai secara praktek. Membuat Mikro Organisme lokal sebagai media awal untuk memulai pertanian organik menggunakan limbah yang ada di sekitar masyarakat. Tahapan pelatihan selanjutnya adalah evaluasi hasil praktek pembutan mol, dimana hasilnya praktek secara umum menunjukkan hasil yang bagus. Kegiatan ini diikuti 28 peserta terdiri dari perwakilan siswa dan guru.  

Komitmen seluruh komponen sekolah SMAN 1 Sungai Apit, seperti guru, komite sekolah, siswa/ murid untuk meningkatkan status dari sekolah adiwiyata Provinsi menjadi sekolah Adiwiyata Nasional begitu kuat. Ini dibuktikan dengan terus digalakannya program penerapan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan pemilahan sampah dan pemanfaatan sampah menjadi bahan organik, dan kegiatan pembuatan barang kerajinan dari limbah plastik, serta penanaman pohon disekitar sekolah.

Ma'ruf, Ketua Komite Sekolah mengajak tim EMP untuk berperan dalam membantu mewujudkan sekolah adiwiyata nasional di SMAN 1 Sungai Apit, karena perusahaan dianggap sudah mempunyai pengalaman dalam mewujudkan sekolah adiwiyata nasional di MTsN 2 Siak. Sementara itu, Rubimin SPd, Kepala Sekolah SMAN 1 menyampaikan terima kasih atas peran serta EMP mendorong SMAN 1 Sungai Apit Menjadi sekolah adiwiyata nasional. (rls)

Kategori:Umum, Riau, PON, Badminton
wwwwww