Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Pelajar Dominasi Pelanggaran Lalulintas di Kuansing

Pelajar Dominasi Pelanggaran Lalulintas di Kuansing
Rabu, 14 November 2018 15:08 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Operasi zebra baru saja usai dilaksanakan oleh Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Hasilnya, ada kecendrungan peningkatan pelanggaran lalulintas di Kuansing jika dibandingkan pada tahun 2017 lalu.

"Tahun lalu, jumlah pelanggaran sebanyak 474 dan kali ini ada 791 pelanggaran. Tapi, dari jumlah tersebut, kita lebih banyak memberikan teguran dan hanya 215 yang ditilang," ujar Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Yohanes Basri kepada GoRiau.com, Rabu (14/11/2018) di Telukkuantan.

Dari segi jenis kendaraan, pelanggaran lalulintas didominasi oleh roda dua, yakni sebanyak 176. Sedangkan roda empat hanya sebanyak 39 buah.

"Kalau dari segi umur, lebih dominan usia 15-20 tahun. Artinya, mereka yang melanggar lalulintas masih berstatus sebagai pelajar," ujar Yohanes.

Karena melanggar lalulintas, setidaknya 114 kendaraan disita oleh Satlantas Polres Kuansing. Para pelanggar tak bisa menunjukkan surat-surat saat terkena razia.

"Ada juga SIM dan STNK yang disita, tapi itu tidak banyak," kata Yohanes.

Dengan berakhirnya operasi zebra, Yohanes berharap kesadaran masyarakat berlalulintas semakin tinggi. Sehingga, mampu menekan terjadinya angka kecelakaan di Kuansing. ***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww