Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Sembako Warga Terancam Akibat Jalan Rusak Parah, DPRD Kampar Desak Pemkab Peduli

Sembako Warga Terancam Akibat Jalan Rusak Parah, DPRD Kampar Desak Pemkab Peduli
Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri saat meninjau jalan yang rusak di Lubuk Agung - Lipat Kain
Minggu, 18 November 2018 19:59 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Mendengar keluhan masyarakat Kampar Kiri terkait jalan rusak parah tepatnya di Lipat Kain - Lubuk Agung, ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri melakukan peninjauan.

Dalam peninjauan ini terlihat ia didampingi oleh anggota DPRD asal dapil di Kecamatan Kampar Kiri, yakni Repol. Dan juga terlihat didampingi beberapa orang aparat di Kecamatan Kampar Kiri.

Ketua DPRD Kampar kepada GoRiau.com, Minggu (18/11/2018) menyampaikan, ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar sharing dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk secepat mungkin merealisasikan pengaspalan jalan di Kampar Kiri tersebut. Karena menurut Ahmad Fikri, jalan ini merupakan satu-satunya akses jalan masyarakat menuju Ibukota Kecamatan Lipat Kain.

"Saya berharap Pemkab Kampar melakukan sharing dengan pemerintah provinsi untuk secepatnya merealisasikan pengaspalan. Karena jalan ini memang rusaknya sudah luar biasa," kata Fikri.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa di wilayah jalan yang mengalami kerusakan ini terdapat 16 desa di dalamnya. Dan ia menyebutkan warga di 16 desa tersebut bisa terancam kelaparan, karena lumpuhnya transportasi.

"Di wilayah jalan yang rusak ini, (Lubuk Agung menuju Lipat Kain, red) terdapat 16 desa. Jika masih tidak ada tindakan pemerintah, masyarakat bisa kelaparan karena lumpuhnya transportasi. Apalagi musim hujan seperti saat ini," ujarnya.

Ketua DPRD Kampar dan juga merupakan ketua DPD Golkar Kampar ini menegaskan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar, agar merespon hal ini. Karena menurutnya tidak meski harus menunggu diperbaiki oleh pemerintah provinsi dalam keadaan darurat.

"Apa yang bisa diperbaiki, ya harus diperbaiki dulu, karena jalan ini merupakan satu-satunya akses jalan masyarakat. Walaupun ini jalan provinsi, tapi Pemkab Kampar tidak meski harus menunggu diperbaiki Pemprov Riau. Karena ini kan masyarakat kita di dalamnya. Setidaknya dilakukan penimbunan agar tidak lumpuhnya transportasi masyarakat," pintanya.

Ahmad Fikri menambahkan ada sekitar 800 meter jalan ini rusaknya yang sangat parah. Dan jalan di Lubuk Agung - Lipat Kain ini belum pernah mengenyam pengaspalan. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww