Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
14 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
20 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
15 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
13 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  Badminton

Dihadapan Para Pendemo, Ketua DPRD Inhil Sebut untuk 2019 Alokasi Dana bagi Petani Kelapa Rp32,7 Miliar

Dihadapan Para Pendemo, Ketua DPRD Inhil Sebut untuk 2019 Alokasi Dana bagi Petani Kelapa Rp32,7 Miliar
Senin, 19 November 2018 23:18 WIB
TEMBILAHAN - Didatangi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI), Senin (19/11/2018) tidak membuat Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam lepas tangan.

Saat para mahasiswa datang bahkan sempat terjadi kericuhan, Ketua DPC PKB Inhil itu justru menyambut dengan tangan terbuka dan mendengarkan berbagai tuntutan para mahasiswa.

Dihadapan para mahasiswa, pria yang akrab disapa Dani itu pun memberikan penjelasan, dan mengaku akan terus menerima setiap masyarakat yang datang untuk menyampaikan aspirasi.

Menjawab pertanyaan para pendemo terkait APBD Inhil 2019, Alumni Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan Universitas Riau itu memaparkan bahwa dalam pembahasaan saat ini, dialokasikan sebesar Rp32,7 miliar untuk perkelapaan di Inhil.

"Sekarang kitakan masih bahas KUA-PPAS untuk APBD 2019, jadi dalam pembahasan itu ada sebesar Rp32,7 miliar untuk masalah kelapa," jelasnya.

Dana tersebut, dikatakannya tidak hanya untuk perbaikan perkebunan milik petani seperti pembangunan tanggul dan pembuatan trio tata air, tapi juga untuk pemafaatan turunan kelapa sehingga petani tidak lagi menjual kelapa dalam keadaan bulat.

"Inikan masih pembahasan, bisa saja alokasi anggran itu bertambah atau berkurang. Yang jelas untuk 2019 ini kita bisa mengubah menset petani agar bisa memanfaatkan seluruh turunan kelapa. Ya mudah-mudahan juga Pemkab Inhil bisa menjalankan anggaran itu sebaik-baiknya," tukas Dani M Nursalam kepada GoRiau.com. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Riau, Voli, Badminton
wwwwww