Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
Politik
17 jam yang lalu
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
2
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
22 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
3
Viral Video PHK Massal Maskapai di Medsos, Lion Air: Bukan PHK tapi Pengurangan
Ekonomi
24 jam yang lalu
Viral Video PHK Massal Maskapai di Medsos, Lion Air: Bukan PHK tapi Pengurangan
4
PDIP Tantang Kementan Tunjukkan Hasil Riset Kalung Anti Corona
Peristiwa
24 jam yang lalu
PDIP Tantang Kementan Tunjukkan Hasil Riset Kalung Anti Corona
5
Masih Ada 7 WNI Yang Terancam Hukuman Mati, Gus Jazil Minta Pemerintah Belajar dari Kasus Eti
Peristiwa
18 jam yang lalu
Masih Ada 7 WNI Yang Terancam Hukuman Mati, Gus Jazil Minta Pemerintah Belajar dari Kasus Eti
6
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
DPD RI
23 jam yang lalu
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dihadapan Para Pendemo, Ketua DPRD Inhil Sebut untuk 2019 Alokasi Dana bagi Petani Kelapa Rp32,7 Miliar

Dihadapan Para Pendemo, Ketua DPRD Inhil Sebut untuk 2019 Alokasi Dana bagi Petani Kelapa Rp32,7 Miliar
Senin, 19 November 2018 23:18 WIB
TEMBILAHAN - Didatangi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI), Senin (19/11/2018) tidak membuat Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam lepas tangan.

Saat para mahasiswa datang bahkan sempat terjadi kericuhan, Ketua DPC PKB Inhil itu justru menyambut dengan tangan terbuka dan mendengarkan berbagai tuntutan para mahasiswa.

Dihadapan para mahasiswa, pria yang akrab disapa Dani itu pun memberikan penjelasan, dan mengaku akan terus menerima setiap masyarakat yang datang untuk menyampaikan aspirasi.

Menjawab pertanyaan para pendemo terkait APBD Inhil 2019, Alumni Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan Universitas Riau itu memaparkan bahwa dalam pembahasaan saat ini, dialokasikan sebesar Rp32,7 miliar untuk perkelapaan di Inhil.

"Sekarang kitakan masih bahas KUA-PPAS untuk APBD 2019, jadi dalam pembahasan itu ada sebesar Rp32,7 miliar untuk masalah kelapa," jelasnya.

Dana tersebut, dikatakannya tidak hanya untuk perbaikan perkebunan milik petani seperti pembangunan tanggul dan pembuatan trio tata air, tapi juga untuk pemafaatan turunan kelapa sehingga petani tidak lagi menjual kelapa dalam keadaan bulat.

"Inikan masih pembahasan, bisa saja alokasi anggran itu bertambah atau berkurang. Yang jelas untuk 2019 ini kita bisa mengubah menset petani agar bisa memanfaatkan seluruh turunan kelapa. Ya mudah-mudahan juga Pemkab Inhil bisa menjalankan anggaran itu sebaik-baiknya," tukas Dani M Nursalam kepada GoRiau.com. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Peristiwa, Riau, Pemerintahan, GoNews Group

wwwwww