Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
18 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
20 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Musim Hujan, Belasan Gajah Liar Keluar dari Hutan di Tapung Kampar

Musim Hujan, Belasan Gajah Liar Keluar dari Hutan di Tapung Kampar
Ilustrasi (int)
Senin, 19 November 2018 15:13 WIB
PEKANBARU - Belasan ekor gajah liar keluar dari hutan ke pemukiman dan perkebunan warga di  Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (19/11/2018). Satwa dilindungi itu keluar dari habitatnya karena faktor cuaca sering hujan selama beberapa pekan terakhir.

''Iya tadi pagi ada kelompok gajah liar, jumlahnya sekitar 11 ekorlah. Mereka jalan bergerombolan memasuki perkebunan warga. Gajah-gajah itu juga  memakan daun kelapa sawit,'' ujar Kepala Bidang Wilayah II, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Riau, Heru Sutmantoro.

Heru mengaku dapat laporan dari masyarakat sekitar. Kemudian, informasi tersebut diteruskan ke  Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas di Kabupaten Siak, Riau. Lalu petugas mendatangi lokasi dan berusaha menggiring binatang dengan belalai panjang itu untuk dijauhkan dari pemukiman penduduk.

?"Nantinya petugas akan menggiring kawanan gajah itu ke Minas atau ke Koto Garo, Kabupaten Kampar. Dengan cara membunyikan mercon dan meriam. Apabila cara ini tidak efektif untuk menggiring, kita menurunkan gajah jinak," jelas Heru.

Heru menyebutkan, kejadian itu bukan pertama kali. Karena 3 hari sebelumnya segerombolan gajah liar juga keluar dari habitatnya di di Sungai Mandau, Kabupaten Siak pada Jumat (16/11). Daun-daun kelapa sawit di kebun warga juga menjadi makanan mereka.

"Kalau gajah yang datang ke daerah Sungai Mandau itu jumlahnya sekitar 20 ekor dan telah digiring ke tempat asal mereka. Jadi dugaan sementara mereka keluar dari habitatnya karena musim penghujan," kata Heru. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Riau, Lingkungan, Badminton
wwwwww