Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Badminton

Usai Kunjungi MY di Polresta Pekanbaru, Mursini Pastikan Persiapan Atlet Dayung Riau Hadapi Porwil 2019 dan PON 2020 Tetap Jalan

Usai Kunjungi MY di Polresta Pekanbaru, Mursini Pastikan Persiapan Atlet Dayung Riau Hadapi Porwil 2019 dan PON 2020 Tetap Jalan
Ketua Pengprov PODSI Riau, Mursini (dok goriau.com)
Rabu, 21 November 2018 19:41 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Pasca ditangkapnya pelatih kepala dayung Riau berinisial MY yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual terhadap empat bocah laki-laki dan dua remaja perempuan. Pengprov PODSI Riau mengaku akan melakukan evaluasi internal.

Hal itu dikatakan Ketua Pengprov PODSI Riau, Mursini kepada awak media usai mengunjungi MY yang saat ini ditahan di Mapolresta Pekanbaru, Rabu (21/11/2018). "Ya, kita tentu akan lakukan evaluasi internal," ucapnya.

Mursini melanjutkan, evaluasi ini dilakukan agar hal serupa yang jelas mencoreng prestasi olahraga Riau, khususnya cabang olahraga (cabor) dayung tidak terulang kembali dan ini juga menjadi pembelajaran untuk lebih selektif memilih pelatih untuk membina para atlet.

Meski begitu, Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) itu menegaskan, perihal penangkapan MY ini tidak akan menggangu proses latihan dan persiapan atlet dayung Riau untuk menghadapi Porwil 2019 dan juga PON 2020.

"Kita pastikan, peristiwa ini tidak sampai menggangu latihan dan persiapan atlet untuk memantapkan diri menghadapi Porwil 2019 dan juga PON 2020," tuturnya.

Memang, saat ini prestasi dari atlet dayung Riau memang sedang bersinar. Beberapa kejuaraan terakhir tingkat nasional dilalui dengan prestasi yang cukup membanggakan dengan torehan medali emas.

Tidak hanya tingkat nasional, salah satu atlet dayung Riau yang turun pada ajang Asian Games 2018 juga sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan peraihan medali emas untuk Indonesia dan juga Riau.

Tentu dengan adanya kasus pelecehan seksual menyimpang yang diduga dilakukan oleh oknum pelatih kepala itu jelas membuat prestasi para atlet dari cabor andalan Riau ini pun seolah sirna. Ditambah para korban merupakan anak di bawah umur yang kini mengalami trauma berat. ***

wwwwww