Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Diterjang Banjir, Jembatan di Desa Anak Talang Nyaris Ambruk

Diterjang Banjir, Jembatan di Desa Anak Talang Nyaris Ambruk
Kamis, 22 November 2018 02:34 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT - Pemerintah Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku, Indragiri Hulu, Riau bersama masyarakat gelar gotong-royong guna memperbaiki jembatan yang rusak di daerah itu akibat diterjang banjir.

Jembatan yang merupakan satu-satunya penghubung menuju desa tersebut, mengalami rusak parah akibat banjir yang merendam daerah itu beberapa waktu lalu.

Akibat jembatan tidak bisa dilintasi, aktivitas warga terhambat. Bahkan, sempat membuat warga kekurangan sembako,  kebutuhan pokok lainnya.

"Akibat banjir, pondasi jembatan terkikis air dan membuat posisi jembatan miring. Jika dipakaskan untuk dilintasi, dikhawatirkan akan ambruk", kata Kepala Desa Anak Talang, Rohman Janidir, Rabu (21/11/2018).

Dikatakan Rohman, beberapa waktu lalu, pihaknya bersama masyarakat sudah beberapa kali memperbaiki jembatan itu. Akibat banjir bah, jembatan itu kembali rusak, dan lebih parah dari sebelumnya.

"Beberapa waktu lalu, kami sudah melakukan perbaikan terhadap jembatan tersebut, namun kembali rusak akibat diterjang banjir bah", tuturnya.

Pihaknya berharap kepada pemerintah daerah untuk dapat menganggarkan biaya pembangunan jembatan tersebut secara permanen.

"Kita berharap, pada tahun anggaran 2019 yang akan datang, Pemda Inhu melalui dinas terkait dapat mengalokaaikan biaya pembangunan jembatan kami ini. Karena jembatan ini merupakan akses utama menuju Desa Anak Talang ini", harap Rohman.

Rohman juga mengaku, bahwa beberapa waktu lalu pihak dari Dinas PUPR bersama konsultan perencana telah melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jembatan tersebut.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten  Inhu, Ir Yelpidar mengatahkan bahwa, Ppembangunan jembatan penghubung Desa Anak Talang tersebut, telah masuk dalam anggarkan RAPBD Inhu Tahun 2019 mendatang.

"Insya allah, untuk pembangunan jembatan tersebut sudah kita anggarkan pada APBD 2019 mendatang, dan saat ini tengah dibahas di tingkat komisi di DPRD Inhu", sebut Yelfidar. 

Tidak hanya jembatan itu, melainkan ada rencana pembangunan jembatan lain yang telah pihaknya masukan dalam anggaran 2019. Dan dirinya berharap semua rencana anggaran tersebut dapat disetujui pihak DPRD Inhu, tutupnya. ***

wwwwww