Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
19 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
13 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
14 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
12 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  Badminton

Kementerian LHK Tangkap 2 Orang dan Sita Alat Berat di Hutan Penyanggah Cagar Biosfer Siak Kecil Bengkalis

Kementerian LHK Tangkap 2 Orang dan Sita Alat Berat di Hutan Penyanggah Cagar Biosfer Siak Kecil Bengkalis
Alat berat yang diamankan
Jum'at, 23 November 2018 15:05 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengamankan dua orang yang diduga melakukan perambahan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Desa Muara Dua Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, Riau. Dua orang pekerja turut diamankan petugas.

'kDua orang itu masing-masing inisial M (49), dan H (35), mereka berada di lokasi saat petugas datang ke lokasi,'' ujar Kepala Balai Gakum KLHK Wilayah II, Eduwar Hutapea Jumat (23/11/2018).

Eduwar menyebutkan, saat diperiksa sebagai saksi, H mengaku sebagai pemilik dua alat berat itu dan selaku pengusaha yang melakukan perambahan hutan itu. Namun petugas tidak percaya begitu saja.

''Kalau dari penyelidikan kami, bukan si H pemiliknya. Ada seseorang yang masih kita selidiki,'' jelas Eduwar.

Saat ini dua orang pekerja itu masih diamankan dan berstatus saksi. Sedangkan dua alat berat disita penyidik KLHK sebagai barang bukti. Dari informasi, pengusaha yang menyuruh melakukan perambahan di kawasan hutan penyanggah Cagar Biosfer tersebut adalah MT alias Alex. Namun Edo belum membenarkan info tersebut.

''Saat ini kita kembangkan keterangan kedua saksi itu, untuk menangkap pemilik dua alat berat itu. Bahan dan keterangan pun sedang kita kumpulkan,''terang Eduwar. (gs1)

wwwwww