Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
13 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Rahmad Darmawan Minta Wasit Jaga Netralitas

Rahmad Darmawan Minta Wasit Jaga Netralitas
Rahmad Darmawan (Ist)
Sabtu, 24 November 2018 20:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution

TENGGARONG - Keinginan Mitra Kukar FC meraih poin penuh saat melawan PS Tira terpenuhi dalam pertandingan pekan 32 Liga 1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat, 23 November 2018. Gol tunggal Dedi Hartono membawa tim berjuluk Naga Mekes itu unggul atas tamunya PS Tira. 

Sebelum Mitra Kukar mencetak gol, PS Tira memiliki kesempatan emas untuk membuka keunggulan.Tapi eksekusi penalti Dzmitry Rekish mampu dihalau oleh Gerry Mandagi.

Pelatih Mitra Kukar FC, Rahmad Darmawan menyampaikan rasa syukur atas  kemenangan ini. Tambahan tiga angka sangat berarti bagi Mitra Kukar untuk menaikkan posisi ke urutan 14 klasemen sementara dengan raihan 39 poin.

"Hari ini betul-betul rezeki. Rezeki yang datang karena perjuangan dari semua pemain yang hari ini motivasinya tinggi," kata Rahmad saat konferensi pers usai pertandingan.

Namun, pelatih yang akrab disapa RD itu bukannya tanpa kekesalan dengan pertandingan tersebut. Pelatih yang dikenal sangat santun ini menyoroti kinerja wasit karena tidak peduli dengan insiden Saepulloh Maulana yang terkapar usai terkena bola.

"Sayang pertandingan harus dirusak dengan kepemimpinan wasit. Harusnya di akhir kompetisi seperti ini netralitas wasit harus dijaga," tutur RD.

"Saya kali ini mengutuk keputusan wasit. Selama ini, saya tidak pernah bicara soal wasit tapi hari ini saya harus bicara. Wasit banyak melakulan kesengajaan yang membahayakan pemain dan sudah keterlaluan," imbuhnya.

Gerry yang sukses menahan tendangan penalti lawan tak ingin merasa jadi pahlawan seorang diri. Baginya, kemenangan kali ini berkat kerja keras para pemain.

"Pertandingan hari ini menegangkan dan kita bisa menang. Ini berkat kerja keras pemain. Ke depan kami akan melanjutkan pertandingan dengan lebih baik lagi dan perjuangan harus lebih keras," ujar Gerry.

wwwwww