Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Hadapi Abad 21, Para Guru di Siak Ditantang Lahirkan Peserta Didik yang Inovatif dan Cerdas

Hadapi Abad 21, Para Guru di Siak Ditantang Lahirkan Peserta Didik yang Inovatif dan Cerdas
Bupati Siak, Drs H Syamsuar berdialog dengan narsumber pada seminar pendidikan di gedung daerah.
Senin, 26 November 2018 09:44 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Dalam era revolusi industri saat ini, sistem pendidikan nasional dihadapkan pada tantangan yang amat kompleks tetapi menarik. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mengubah secara fundamental kegiatan belajar-mengajar.

Ruang kelas mengalami evolusi kearah pola pembelajaran digital yang menciptakan pembelajaran Iebih kreatif, partisipatif, beragam, dan menyeluruh.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Lukman S Sos MPd saat membuka seminar pendidikan sempena HUT PGRI dan HGN 2018 menyebutkan guru memiliki peran panting dalam kontekstualisasi informasi serta bimbingan terhadap peserta didik dalam praktis diskusi daring.

Contoh perubahan tersebut sangat berpengaruh dengan cara pandang, pola pikir dan sikap para peserta didik.

"Oleh karena itu, PGRI sebagai organisasi profesi juga ditantang agar mampu menggerakkan guru dan tenaga kependidikan memberikan andil tidak hanya dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah," sebutnya.

"Tetapi lebih dari itu harus merasa terpanggil untuk ikut melahirkan pemikiran transformatif dalam pengembangan kebijakan pemerintah, pengelolaan program pembangunan di pusat dan di daerah, serta dalam melahirkan berbagai gagasan dan tindakan inovatif sesuai dengan tantangan Abad ke 21," katanya menegaskan kembali. ***

Kategori:Umum, Riau, Badminton
wwwwww