Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
20 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
14 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 U 19 2018

Washiyatul Akmal : Kami Sudah Bekerja Keras

Washiyatul Akmal : Kami Sudah Bekerja Keras
Senin, 26 November 2018 23:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
GIANYAR - Klub Persija Jakarta U-19 harus mengakui keunggulan Persib Bandung U-19 dalam final Liga 1 U-19 2018. Dalam pertandingan di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, Senin, 26 November 2018, Persija kalah dengan skor 0-1.

Persija kebobolan di babak pertama. Mereka terus berusaha mengejar. Tapi sayangnya tidak mampu mencetak gol sampai pertandingan selesai.

Asisten pelatih Persija U-19, Washiyatul Akmal, mengatakan kekalahan ini harus dimaklumi. Terpenting semua pemain sudah bekerja keras. Tidak kenal lelah.

"Sebetulnya kami juga tidak dibebani target apa-apa dari manajemen, tapi bisa sampai ke final. Buat kami itu luar biasa. Juara atau tidak, kami tidak terlalu memikirkan," ujar Washiyatul Akmal, mewakili pelatih kepala Sudirman.

Secara teknis, Akmal mengatakan, para pemain diminta untuk melakukan pressing terhadap lawan. Hanya saja malah para pemain Persija yang tertekan.

"Babak kedua kami coba putar otak mencari solusi, tapi tetap tidak bisa cetak gol. Soal peluang juga banyak, ada tembakan yang mengenai mistar gawang juga. Mungkin kalau kami bisa menyamakan kedudukan, pertandingan lebih seru," tutur Akmal. ***

wwwwww