Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Home  /  Berita  /  Badminton

BPJS Kesehatan Kabupaten Siak Targetkan Seluruh Honorer Miliki Kartu JKN KIS

BPJS Kesehatan Kabupaten Siak Targetkan Seluruh Honorer Miliki Kartu JKN KIS
Ilustrasi
Kamis, 29 November 2018 10:49 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Pada bulan Oktober 2018 atau tepatnya saat HUT Kabupaten Siak, kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Siak sudah menyerahkan sekitar 500 kartu JKN KIS bagi tenaga honorer. Dan dalam waktu dekat juga ada sekitar 6.000an tenaga honorer yang akan mendapatkan kartu yang sama.

Kepala Kantor BPJS Kesehatan kabupaten Siak, Rina Elfira Purba mengatakan BPJS Kabupaten Siak sudah melakukan kerjasama dengan Pemkab Siak belum lama ini.

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemkab Siak yang selalu membantu mensosialisasikan program JKN KIS. Kita targetkan tak ada lagi honorer di Siak yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan," kata Rina, Kamis (29/11/2018).

Saat ini BPJS Kesehatan sedang menerapkan Perpres nomor 82/2018 dimana di dalamnya kepala desa atau penghulu beserta perangkatnya dan pegawai pemerintah non pegawai negri sipil wajib mendaftar diri sebagai peserta JKN-KIS.

Sebutnya, pada 2018 ini ada beberapa desa yang telah masuk ke dalam peserta BPJS. Harapannya ini sangat membantu bagi masyarakat yang tidak mampu menangung biaya berobat.

Asumsi cara perhitungan iuran, kata Rina menjelaskan, jika penghulu penghasilan Rp3 juta perbulan, Pemerintah bantu 3 persen Rp 90.000 sedangakan dari gaji perbulan diambil 2 persen dari gaji atau berjumlah Rp 60.000 jumlah premi yang dibayar perbulan Rp150.000. ***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww