Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemko Dumai Berencana Dirikan Posko Tim Pemadam Kebakaran di Wilayah Pingggiran

Pemko Dumai Berencana Dirikan Posko Tim Pemadam Kebakaran di Wilayah Pingggiran
Kamis, 29 November 2018 04:40 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Seringnya kebakaran terjadi di wilayah pinggiran Kota Dumai, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai berencana untuk mendirikan posko tim pemadam kebakaran. Dengan penambahan posko itu, rentang waktu penanggulangan kebakaran di pinggiran kota akan semakin pendek.

Demikian dikatakan Kepala BPBD Kota Dumai, Afrilagan, Rabu (28/11/2018). Wilayah pinggiran yang dimaksud adalah Kecamatan Sungai Sembilan, Bukit Timah dan Bagan Besar serta kelurahan Pelintung.

"Selain pendirian posko, mobil pemadam kebakaran juga sudah layak distandbykan bersama anggota di wilayah pinggiran," kata Afrilagan.

Pendirian posko serta adanya mobil pemadam kebakaran untuk wilayah pinggiran kota tersebut dapat mengendalikan penyebaran api, sebelum semua tim bergerak dari posko utama BPBD yang berada ditengah kota.

"Untuk mencapai wilayah pinggiran, seperti kecamatan Sungai Sembilan, kita membutuhkan waktu diatas 40 menit, dimana kondisi jalan yang padat serta beban kendaraan juga memperlambat laju mobil petugas Damkar," katanya.

Dikatakannya juga, pendirian posko serta mobil Damkar bisa dilaksanakan bersama dengan perusahaan yang ada di Dumai, gunanya untuk mengendalikan kobaran api jika ini terjadi di kawasan masyarakat maupun pabrik itu sendiri.

"Menurut saya perusahaan bisa membantu dengan dana yang bisa dialokasikan untuk kepentingan bersama, ini harus ada pembicaraan antara pemerintah dengan perusahaan lebih dahulu," katanya mengakhiri. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww