Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
11 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
10 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Setelah Jumatan, Polisi Tembak Mati 2 Pencuri Modus Pecah Kaca di Pekanbaru

Setelah Jumatan, Polisi Tembak Mati 2 Pencuri Modus Pecah Kaca di Pekanbaru
Jum'at, 30 November 2018 15:27 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Polisi akhirnya menembak dua pelaku pencurian dengan modus pecah kaca di Pekanbaru, Riau, Jumat (30/11/2018). Keduanya ditembak mati karena berupaya melawan petugas saat aksinya ketahuan usai sholat Jumat.

Mereka ditembak di Jalan Ikhlas, Kelurahan Payung Sekaki, Labuhbaru Timur, Pekanbaru, Riau. Keduanya meregang nyawa setelah melawan petugas ketika melakukan aksinya.

Mayat keduanya langsung dibawa petugas kepolisian dan tim medis untuk pemeriksaan ke RS Bhayangkara Pekabaru dan sekarang berada di ruang instalasi jenazah. Tampak hadir di RS Bhayangkara Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto dan jajarannya.

''Keduanya terlibat kejahatan modus pecah kaca. Tempat kejadian perkara di Jalan Ikhlas. Saat itu, korban mereka baru selesai mengambil uang Rp50 juta, dan diikuti oleh pelaku,'' ungkap Kombes Susanto.

Polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai, tablet, laptop,1 unit motor MX king hingga dua senjata api rakitan (cepek) milik pelaku. "Mereka beraksi menggunakan senjata api rakitan yang berisi,'' sebut Kombes Susanto. ***

wwwwww