Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
20 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
2
Kemenangan Jokowi-Ma'ruf, Sesuai Keputusan MK dan Keputusan MA
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kemenangan Jokowi-Maruf, Sesuai Keputusan MK dan Keputusan MA
3
Hetifah Minta Kemendikbud Prioritaskan Masalah Guru Honorer, Prekrutan Baru Didorong secara Digital
Nasional
22 jam yang lalu
Hetifah Minta Kemendikbud Prioritaskan Masalah Guru Honorer, Prekrutan Baru Didorong secara Digital
4
Syarief Hasan Minta Presiden untuk Menolak RUU HIP
Politik
20 jam yang lalu
Syarief Hasan Minta Presiden untuk Menolak RUU HIP
5
Syarief Hasan: Sidang Tahunan MPR Terapkan Protokol Kesehatan
MPR RI
20 jam yang lalu
Syarief Hasan: Sidang Tahunan MPR Terapkan Protokol Kesehatan
6
Komisi V DPR: Pemerintah Harus Benahi Kredit Rumah Pro Rakyat
Politik
20 jam yang lalu
Komisi V DPR: Pemerintah Harus Benahi Kredit Rumah Pro Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Setelah Jumatan, Polisi Tembak Mati 2 Pencuri Modus Pecah Kaca di Pekanbaru

Setelah Jumatan, Polisi Tembak Mati 2 Pencuri Modus Pecah Kaca di Pekanbaru
Jum'at, 30 November 2018 15:27 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Polisi akhirnya menembak dua pelaku pencurian dengan modus pecah kaca di Pekanbaru, Riau, Jumat (30/11/2018). Keduanya ditembak mati karena berupaya melawan petugas saat aksinya ketahuan usai sholat Jumat.

Mereka ditembak di Jalan Ikhlas, Kelurahan Payung Sekaki, Labuhbaru Timur, Pekanbaru, Riau. Keduanya meregang nyawa setelah melawan petugas ketika melakukan aksinya.

Mayat keduanya langsung dibawa petugas kepolisian dan tim medis untuk pemeriksaan ke RS Bhayangkara Pekabaru dan sekarang berada di ruang instalasi jenazah. Tampak hadir di RS Bhayangkara Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto dan jajarannya.

''Keduanya terlibat kejahatan modus pecah kaca. Tempat kejadian perkara di Jalan Ikhlas. Saat itu, korban mereka baru selesai mengambil uang Rp50 juta, dan diikuti oleh pelaku,'' ungkap Kombes Susanto.

Polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai, tablet, laptop,1 unit motor MX king hingga dua senjata api rakitan (cepek) milik pelaku. "Mereka beraksi menggunakan senjata api rakitan yang berisi,'' sebut Kombes Susanto. ***


wwwwww