Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
18 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
15 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
19 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Sayed Junaidi: Pemberian Gelar Adat oleh LAM Riau Kepada Jokowi Harus Dipandang Positif

Sayed Junaidi: Pemberian Gelar Adat oleh LAM Riau Kepada Jokowi Harus Dipandang Positif
Sabtu, 01 Desember 2018 15:36 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Beberapa hari belakangan, rencana pemberian gelar adat oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) Riau kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo memang menuai beragam komentar masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Hanura Riau, Sayed Junaidi Rizaldi mengatakan, bahwa ia tidak masalah dengan pemberian gelar adat kepada Jokowi. 

"Kan ada filosofi Melayu, raja alim raja disembah, raja lalim raja disanggah. Jadi saya kira tak masalah soal pemberian gelar adat tersebut," ujarnya di Pekanbaru, Kamis (1/11/2018).

Ia juga mengajak agar semua pihak memandang positif rencana LAM Riau. Politisi kelahiran 1974 ini menilai, atas kinerja dan pencapaian Jokowi selama ini, pemberian gelar adat tersebut sah-sah saja.

"Masa semua gelar adat kita pertanyakan? Saya pikir, sah-sah saja, kita juga harus apresisasi dan memandangnya secara positif," paparnya lagi.

Sebelumnya, Jokowi akan melakukan kunjungan kedinasan ke Provinsi Riau pada tanggal 8 Desember mendatang. 

Presiden Indonesia tersebut akan berada satu hari di Bumi Melayu dengan tiga agenda, yakni memberikan sertifikat tanah objek reformasi agraria (TORA), kemudian menghadiri undangan LAM Riau, dan pelantikan tim kampanye daerah. ***

wwwwww