Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
21 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
18 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Tak Selesai Tahun Ini, Sejumlah Mega Proyek di Pekanbaru akan Gunakan Perpres Nomor 54

Tak Selesai Tahun Ini, Sejumlah Mega Proyek di Pekanbaru akan Gunakan Perpres Nomor 54
Sabtu, 01 Desember 2018 18:51 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Meskipun tidak selesai tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tetap akan mengambil langkah-langkah strategis untuk bisa menyelesaikan sejumlah mega proyek, seperti dua flyover di Jalan Soekarno-Hatta dan jembatan Siak IV.

Anggota Komisi IV DPRD Riau, Asri Auzar yang membidangi pembangungan mengakui, proyek-proyek yang terlambat tersebut disebabkan adanya beberapa permasalahan.

"Proyek tersebut banyak mendapatkan sorotan dari masyarakat, dan kontraktor juga sudah terus terang kalau tahun ini tidak selesai. Karena itulah dibutuhkan langkah strategis agar tidak mangkrak," papar Asri di Pekanbaru, Sabtu (1/12/2018).

Menurutnya, mega proyek tersebut baru bisa selesai 2019. Karena itu, pihaknya berharap langkah strategis dari Pemprov. Terutama soal pembiayaan yang juga harus diperhatikan, yakni dengan menggunakan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 54.

Dijelaskan Asri, jika Perpres itu digunakan, memang ada aturan yang harus dilakukan agar tidak terkendala lagi nantinya.

"Memang ada aturan khusus untuk Perpres 54 itu, yaitu harus melalui peraturan gubernur. Tapi itu juga tidak menambah anggaran, hanya hari saja," jelasnya lagi.

Politisi demokrat itu juga menyebutkan, bahwa dirinya sudah menyampaikan hal tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar tidak keterlambatan proyek seperti ini tidak terjadi lagi.

"Jangan lengah lagi, karena bagaimanapun, proyek ini untuk kebutuhan masyarakat banyak. Seandainya ini mangkrak, sangat merugikan karena tahun depan tidak dianggarkan," tutupnya.

Sebelumnya, kontraktor proyek jembatan Siak IV berkomitmen, bahwa jembatan yang menghubungkan Kecamatan Senapelan dan Rumbai Pesisir ini baru tersambung pada tanggal 22 Januari 2019. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww