Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
21 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
15 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
18 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Biadab, Pekerja Sedang Bangun Papua malah Ditembak Mati Kelompok Bersenjata

Biadab, Pekerja Sedang Bangun Papua malah Ditembak Mati Kelompok Bersenjata
Selasa, 04 Desember 2018 11:52 WIB
PAPUA - Polri menyayangkan peristiwa penembakan terhadap 31 pekerja di Papua. Sebab, para pekerja tersebut tengah berupaya membangun wilayah Papua.

"Kita sangat menyayangkan aksi dari KKB. Bayangkan ini adalah pekerja yang ingin membangun Papua, mensejahterakan Papua, mereka (KKB) melakukan tindakan keji itu. Bayangkan Pekerja yang tidak berdosa sedang membangun jalan, pelabuhan, fasilitas publik. Kita tidak tahu motifnya apa. Dilakukan penembakan mengakibatkan tewas," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M. Iqbal kepada wartawan di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (4/12).

Polri bersama TNI sepakat mengejar pelaku untuk ditindak tegas. "Kita (Polri) dan TNI akan bertindak tegas. Kita akan kejar," tegas Iqbal.

Ia mengakui belum mengetahui detil kronologis peristiwa penembakan. Namun, prioritas aparat akan menyelamatkan korban yang masih hidup.

"Tugas prioritas kita adalah menyelamatkan korban yang masih hidup dan mengecek jumlah korban yang tersebar di media. Sekarang Kapolda dan Pangdam sudah menuju lokasi untuk melakukan langkah-langkah kepolisian, penegakan hukum, tapi yang paling penting adalah langkah penyelamatan," tegasnya.

Sebelumnya, sebanyak 31 pekerja proyek Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Metropolitan, Papua
wwwwww