Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
20 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
14 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Jenazah Puluhan Pekerja Trans Papua yang Dibantai Dibawa ke Wamena

Jenazah Puluhan Pekerja Trans Papua yang Dibantai Dibawa ke Wamena
Selasa, 04 Desember 2018 13:37 WIB
JAKARTA – Kelompok bersenjata Papua diketahui melakukan pembantaian puluhan pekerja jalan dan jembatan Trans Papua di Distrik Yall Kabupaten Nduga, Minggu 2 Desember. Aparat gabungan TNI dan Polri kini sedang menuju lokasi untuk mengevakuasi para korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rencananya jenazah para korban akan disemayamkan di Wamena, Jayawijaya, sebelum diterbangkan ke kampungnya masing-masing.

Kepala Satuan Kerja Pembangunan Jalan Wamena, Togap Manik mengatakan, pihaknya sedang mencari gedung tempat disemayamkannya para korban. "Kami lagi siapkan gedung," ujar Manik Selasa 4 Desember di Jayapura.

Ia juga mengatakan, ada Aparat Sipil Negara yakni pegawai PU yang hingga saat ini nasibnya belum diketahui. "Ada pegawai Outsourcing 1 orang atas nama Efrandy Hutagaol," ucapnya.

Sementara itu Kepala Balai Pembangunan Jalan dan Jembatan Wilayah XVIII Papua, Osman Marbun mengatakan, pihaknya sangat terpukul dengan kejadian itu.

"Kami merasa duka cita yang mendalam atas musibah yang diterima oleh staf dan pekerja kami yang di lapangan, tugas para korban pembunuhan, adalah tugas yang sangat mulia. Hanya kepentingan orang banyak terutama masyarakat Papua yang berada dipedalaman," ujarnya.

"Saya mau terbang ke Wamena, karena jenazah akan diaemayamkan disana," ucapnya.

Sementara itu, Wakapolres Jayawijaya, Kompol Andreas Tampubolon mengatakan, 31 jenazah korban penembakan akan di evakuasi ke Wamena lewat jalan darat.

"Korban akan dijemput di lokasi Danau Habema dengan cara estafet pakai mobil ambulan," tambahnya.

Ia melanjutkan, sudah berkoordinasi dengan pihak pembangunan Jalan Nasional Dinas PU Bina Marga serta keluarga korban, bahkan sudah ada 12 keluarga korban yang mengkonfirmasi terkait kejadian itu.

"Kami sudah sampaikan kemungkinan kemungkinannya," kata dia.

Adapun personil yang disiapkan untuk melakukan evakuasi sebanyak 100 orang. Sehingga, diharapkan proses itu bisa berjalan dengan lancar tanpa terkendala.

"Memang akan ada penambahan pasukan, karena kita belum tahu eskalasi seperti apa. Namun untuk pesawat dan personil sudah siap untuk diberangkatkan," ungkapnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Viva.co.id
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Metropolitan, DKI Jakarta, Papua
wwwwww