Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
20 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Sebelum Diperkosa dan Dibunuh, Kasir Toko Bangunan di Boyolali Sempat Dibawa Jalan-jalan Pelaku

Sebelum Diperkosa dan Dibunuh, Kasir Toko Bangunan di Boyolali Sempat Dibawa Jalan-jalan Pelaku
Selasa, 04 Desember 2018 13:45 WIB
BOYOLALI - Polisi sudah menangkap pelaku pemerkosaan dan pembunuhan kasir toko bangunan di Dukuh Banjar Sari, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Kronologinya pun terkuak.

Pelaku Fajar Sigit Santosa alias Kenyung (19) mengaku sempat mengajak korban nongkrong di Alun-Alun Boyolali, sebelum diperkosa lalu habisi.

Dari pengakuan pelaku terungkap jika sebelum membunuhnya, Fajar sempat membawa korban Eka Rahma Apriliyanti Ifada (24) berkeliling Kota Boyolali dengan sepeda motor.

"Sempat jalan-jalan dulu kemudian keduanya juga nongkrong di alun-alun. Dan saat itu diketahui pelaku sempat minum minuman beralkhohol, " kata Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi, Senin (3/12/2018).

Saat itulah, lanjut Aries, korban menagih uang yang sempat dipinjam pelaku sebesar Rp400 ribu. Pelaku pun sempat merasa kesal dan tersinggung kepada korban karena ditagih utang. Namun, kekesalan pelaku dipendam dan mengajak korban pulang.


Entah apa yang ada dalam pikiran pelaku saat mengantar pulang, korban justru dibawa melintasi jalur yang berbeda. Hal itu sempat membuat korban curiga.

"Korban sempat curiga, namun pelaku beralasan untuk menghindari razia petugas," tuturnya.

Sesampainya di lokasi kejadian, pelaku sengaja menjatuhkan sepeda motornya sehingga keduanya terjatuh. Dan saat itu juga pelaku langsung membekap mulut korban.

Setelah korban terkulai lemas, pelaku nekat menyetubuhi korban yang sudah tak berdaya di kebun warga. Aksi bejat itu dilakukan satu kali sebelum akhirnya korban ditinggal begitu saja di tengah ladang sampai keesokan harinya ditemukan warga dalam kondisi meninggal masih menggunakan helm.

"Meski mengetahui korban lemas karena kehabisan napas, jutru timbul niat untuk menyetubuhi korban. Setelahnya ditinggalkan begitu saja," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:okezone.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Jawa Tengah
wwwwww