Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 2 2018

Wiganda Akui Kesalahan Gagalnya Persita

Wiganda Akui Kesalahan Gagalnya Persita
Selasa, 04 Desember 2018 21:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Klub Persita Tangerang gagal promosi ke Liga 1 2019. Ini setelah dalam perebutan peringkat ketiga Liga 2 2018 Persita menyerah dari Kalteng Putra FC dengan skor 0-2. Laga itu berlangsung di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Jawa Barat, Selasa, 4 Desember 2018.

Persita mengawali pertandingan dengan permainan yang di luar harapan. Pola permainan tidak tertata rapi. Barangkali hal itu karena dua pemain pilar, yaitu Egi Melgiansyah dan Ade Jantra, baru dimasukkan di babak kedua.

Pelatih Persita, Wiganda Saputra, mengakui kelahan kekalahan ini disebabkan kesalahan dirinya. Tapi apa mau dikata, stok pemain berpengalaman dalam skuat Persita memang terbatas.

"Ini paling tidak mengenakkan. Tim saya kalah dan tidak bisa promosi ke Liga 1. Memang betul ini kesalahan saya pribadi, saya pasang pemain muda di lini tengah dan terus diserang sehingga mereka kurang siap," kata Wiganda Saputra.

"Baru di babak kedua saya masukkan Egi dan Ade Jantra yang dalam beberapa hari terakhir sesak napas, kata dokter ada virus. Hari ini seharusnya juga tidak bisa main, haru istirahat. Tapi tetap saya masukkan karena butuh pemain berpengalaman."

"Baru setelah mereka masuk permainan membaik. Tapi itu semua sudah terlambat. Mungkin itu penyebab kami kalah," Wiganda Saputra, menjelaskan.

Dengan kekalahan ini Persita harus puas menempati peringkat keempat Liga 2 2018. Persita harus berjuang lagi di Liga 2 tahun depan untuk bisa meraih tiket promosi. ***

wwwwww