Drainase Dipenuhi Sampah Jadi Penyebab Rumah Warga di Siak Kebanjiran, Dinas PU Tarukim Lakukan Normalisasi

Drainase Dipenuhi Sampah Jadi Penyebab Rumah Warga di Siak Kebanjiran, Dinas PU Tarukim Lakukan Normalisasi
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi didampingi Kadis PU Tarukim Siak, Irving Kahar Arifin turun meninjau lokasi drainase yang meluap karena penuh sampah.
Kamis, 06 Desember 2018 19:04 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Siak, Riau sejak Rabu (5/12/2018) malam hingga Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 09.00 WIB mengakibatkan rumah warga kebanjiran.

Pantauan di lapangan genangan air yang masuk ke rumah warga di Kecamatan Mempura, Siak dan Bungaraya mencapai betis orang dewasa. Rata-rata faktor banjir ini karena aliran air yang tidak lancar hingga drainase yang sudah mendangkal.

Mendapat informasi rumah warga terendam air, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi didampingi Kadis PU Tarukim Siak, Irving Kahar Arifin dan Camat Siak Aditya C Smara turun langsung meninjau kondisi terkini warga.

"Kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar ikut andil dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," kata Syamsuar.

Syamsuar melihat langsung banyak tumpukan sampah pada box culvert. "Macam inilah, sampah menumpuk depan rumah tak mau bersihkan, manja betul masyarakat nih," kata Syamsuar saat alat berat mengurai genangan air.

Syamsuar juga mengingatkan seluruh masyarakat agar gotong royong tidak dihilangkan. Selain itu juga, Camat juga harus berperan aktif dalam menampung aspirasi masyarakatnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pengairan Umum Tataruang Perumahan dan Pemukimana (PU Tarukim) Kabupaten Siak menjelaskan, saat ini sudah ada lima titik yang sedang dalam pengerjaan normalisasi irigasi.

"Kita sudah menerjunkan lima Excavator di lima tempat yaitu di Mempura, Islamic Center, Rawang Air Putih, Langkai dan di Kolam Hijau Buantan Besar untuk menguraikan genangan air. Sehingga, air itu tidak terlalu lama tergenang," kata Irving kapada sejumlah wartawan.

Irving juga menegaskan apa yang disampaikan Bupati Siak, agar pihak kecamatan pro aktif dalam melakukan pengajuan proposal normalisasi di wilayahnya.

"Kita tidak mau ketika sudah banjir seprti ini camat baru sibuk. Karena ada jatah sekitar 201 Km untuk kegiatan normalisasi setiap tahunnya. Tinggal hitung ajalah dibagi 14 Kecamatan yang ada, makanya proposal tuh harus diserahkan ke kita jauh hari sebelumnya," tegasnya. ***

wwwwww