Dua Kali Ditender, Ternyata Tak Ada yang Berminat Beli Prado untuk Mursini-Halim

Dua Kali Ditender, Ternyata Tak Ada yang Berminat Beli Prado untuk Mursini-Halim
Ilustrasi (int)
Kamis, 06 Desember 2018 18:27 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau dipastikan tidak akan menaiki mobil dinas baru pada tahun 2019 ini. Pasalnya, tidak ada rekanan yang berminat untuk melaksanakan pembelian dua unit mobil Prado seharga Rp4,3 miliyar lebih.

"Kita sudah dua kali melakukan tender, tapi tidak ada rekanan yang berminat," ujar Kabag Pembangunan Setda Kuansing Andri Yama Putra kepada GoRiau.com, Kamis (6/12/2018) siang di ruang kerjanya.

Untuk membeli dua unit mobil ini, Kuansing melakukan tender cepat melalui LPSE Riau. Tender cepat dipilih karena waktu pelaksanaan sangat terbatas. Untuk proses tender umum, setidaknya memakan waktu 28 hari kerja.

"Tender pertama pada 30 November sampai 2 Desember. Tak ada menawar. Kemudian, ditender ulang pada 2 - 5 Desember, juga tidak ada penawaran. Dengan demikian, pengadaan mobil dinas dikembalika ke PPTK," papar Andri.

Andri Yama menyatakan tidak mengetahui penyebab tidak berminatnya rekanan untuk pengadaan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Kuansing.

Pada tahun 2018 ini, Pemkab Kuansing menganggarkan kendaraan dinas sebanyak lima unit. Dua untuk bupati dan wakil bupati. Tiga unit lainnya merupakan merk Pajero yang salah satunya diperuntukkan untuk Sekda Kuansing.

Tiga unit mobil Pajero sudah dilakukan pembelian melalui e-Katalog. Dikatakan Andri, sampai saat ini belum ada kepastian dari pihak e-Katalog.

"Statusnya belum oke lagi. Kita masih menunggu," ujar Andri. Tiga unit mobil Pajero dianggarkan senilai Rp1,6 miliyar lebih. ***

wwwwww