Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau

Resmi Terima Gelar Kehormatan Adat Riau, Jokowi Sampaikan Rasa Terima Kasih

Resmi Terima Gelar Kehormatan Adat Riau, Jokowi Sampaikan Rasa Terima Kasih
Sabtu, 15 Desember 2018 11:13 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Prosesi penabalan gelar kehormatan adat Datuk Seri Setia Amanah Negara kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo telah diselesaikan pada Sabtu (15/12/2018) pagi di Balai Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru.

Resmi menyandang gelar kehormatan adat Riau, Jokowi pun mengucapkan rasa syukurnya. Dalam sambutannya, ia merasa makna gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara ini mengingatkannya pada sumpah jabatan presiden saat dilantik dulu.

"Ketika membaca arti gelar ini, saya teringat saat momen pelantikan dulu. Sumpah jabatannya berbakti kepada nusa dan bangsa untuk memenuhi cita-cita negara. Amanah dalam menjalankan jabatan," ujar Jokowi di Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018).

Tak lupa, ia pun menanggapi alasan pertimbangan LAM Riau dalam memberikan gelar tersebut. Seperti soal kabut asap, Jokowi memaparkan, bahwa penyelesaian kabut asap tak terlepas dari kerjasama dari semua pihak.

"Selama 17 tahun kabut asap menghantui Riau. Memang sedikit sulit diselesaikan, karena begitu kompleks. Tetapi Alhamdulillah, dengan semua kerjasama, masalah jerebu ini bisa ditangani," jelas Jokowi.

Soal Blok Rokan, Jokowi menerangkan, bahwa ia mendengar ladang minyak Riau ini sudah begitu lama dikuasai asing. Karena itu, ia pun mengupayakan agar secepatnya kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

"Sekarang sudah 100 persen dikelola Pertamina. Saya juga sampaikan, agar daerah juga harus turut mengambil peran, libatkan daerah sebesar-besarnya. Skema dan mekanismenya saat ini sedang diatur," paparnya.

Mengenai tanah ulayat, Jokowi pun mengakui, bahwa membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikannya. Sebab, masih ada banyak lahan yang harus diserahkan.

"Masih ada sekitar 12,7 juta hektar lahan lagi. Karena itulah membutuhkan waktu cukup lama, saya minta doa restu masyarakat semua agar proses hukumnya cepat selesai," tutupnya.

Sementara itu, upacara penabalan gelar kehormatan adat Datuk Seri Setia Amanah Negara kepada Jokowi ini berlangsung lancar. ***

Kategori:Riau, PON, Olympic
wwwwww