Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau

Soal Perusakan Bendera Partai Demokrat di Pekanbaru, SBY: Pemimpin Harus Menghormati Pemimpin yang Lain

Soal Perusakan Bendera Partai Demokrat di Pekanbaru, SBY: Pemimpin Harus Menghormati Pemimpin yang Lain
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono saat mencek bendera Partai Demokrat yang dirusak OTK (foto rizki ganda sitinjak)
Sabtu, 15 Desember 2018 09:22 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Presiden Indonesia keenam, Susilo Bambang Yuhhoyono nampak sangat kecewa dengan ulah pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, yang telah merusak bendera, spanduk dan baleho Partai Demokrat di Jalan Sudirman Pekanbaru, Riau. Hampir seluruh atribut partai itu diturunkan dan dirusak.

Didampingi Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar, Ketua Partai Demokat Pekanbaru, Agung Nugroho dan sejumlah pengurus partai, SBY panggilan akrab Susilo Bambang Yudhoyono, tampak wajahnya muram dan sedih. Sesekali SBY menggelengkan kepala.

Meski tidak tahu otak pelaku pengrusakan, SBY sempat mengatakan kepada pers ''pemimpin itu harusnya menghormati pemimpin yang lain''. Tidak tahu kepada siapa ucapan itu disampaikan, yang jelas, diperkiraankan, ini adalah persoalan antar partai.

Selain itu SBY juga mengatakan, ''apakah pihak-pihak tertentu atau saudara-saudara kami sudah berubah, saya sangat hormati masyarakat kita yang ada di Riau, sangat sayang, taat beragama, mengapa terjadi seperti ini, apa sudah berubah atau mereka-mereka punya niat buruk''.

Seperti diketahui, saat ini selain SBY, Presiden RI Joko Widodo juga sudah hadir di Pekanbaru sejak Jumat (14/12/2018) malam dalam rangkaian pemberian gelar adat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. Pemberian gelar akan dilakukan hari ini, Sabtu (15/12/2018) pagi. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww