Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
8 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
13 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Badminton

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem akan Terjang 9 Wilayah pada 20-22 Desember, Termasuk Sumbar

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem akan Terjang 9 Wilayah pada 20-22 Desember, Termasuk Sumbar
ilustrasi
Senin, 17 Desember 2018 20:53 WIB
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada 20-22 Desember 2018. Diperkirakan hujan lebat akan menerjang sembilan wilayah di Indonesia.

“Kondisi tersebut dipicu oleh penguatan aliran udara dingin dari Asia yang berinteraksi dengan area pertemuan angin di sekitar Sumatera bagian selatan hingga Jawa bagian barat," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Senin (17/12/2018) seperti dilansir iNews.id.

Potensi hujan lebat diprediksi terjadi di wilayah Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Karena itu masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Deputi Bidang Meteorologi Mulyono Rahadi Prabowo mengatakan, sejak 12 Desember BMKG sudah memantau adanya pertumbuhan bibit siklon tropis. Tiga hari kemudian, bibit siklon berubah menjadi siklon tropis. BMKG mengistilahkan siklon tropis Kenanga.

“Namun posisi cukup jauh, ada dampaknya seperti munculnya angin dengan kekuatan cukup tinggi di wilayah selatan Jawa bagian barat, Lampung, Bengkulu Sumbar dengan kecepatan angin 20-25 knot dan potensi gelombang tinggi sampai empat meter,” tutur Mulyono.

Menurut dia, siklon ini bergerak terus ke arah barat. Dua hari ke depan akan semakin jauh dan efeknya agak berkurang atau hilang.

"Ketika efeknya berkurang akan mengakibatkan aktivitas Monsun Asia aktif kembali, maka pada 20-23 Desember kemungkinan potensi hujan akan meningkat kembali,” ucap dia.

Mulyono melanjutkan, pada periode Natal, tepatnya 23 sampai 25 Desember diperkirakan curah hujan di wilayah Indonesia mengalami sedikit penurunan. Namun beberapa wilayah cenderung berawan hujan ringan, sementara potensi hujan lebat terjadi di beberapa daerah. ***

Editor:arie rf
Sumber:iNews.id
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww