Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
8 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
7 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
7 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
11 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
7 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Badminton

Cuma Gara-Gara Piring Kotor, Paman Tega Tusuk Keponakan Pakai Pisau Dapur Hingga Tewas

Cuma Gara-Gara Piring Kotor, Paman Tega Tusuk Keponakan Pakai Pisau Dapur Hingga Tewas
Ilustrasi.
Rabu, 19 Desember 2018 12:06 WIB
JAKARTA - Seorang pria bernama Rudy Edward Tehupeiory (43) nekat menghabisi nyawa keponakannya, Learsi Axel Wattimena (23). Axel mengalami luka tusuk di bagian paha dan perutnya.

"Pelaku menggunakan pisau dapur lalu menusuk perut korban satu kali dan menusuk paha kanan kiri sehingga korban terkapar bersimbah darah hingga meninggal di Rumah Sakit PGI Cikini," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Purwadi di Jakarta, Rabu (19/12).

Purwadi menjelaskan, peristiwa ini terjadi di rumah keluarga pelaku yang berada di Kramat Raya tepatnya di dekat RM Simpang Raya, Rabu (12/12) lalu. Saat itu, korban meletakkan piring sisa makanannya di lantai kamar milik ibu pelaku.

"Pelaku langsung menegur korban untuk memindahkan piring ke dapur. Namun, dijawab korban dengan nada kasar, binatang (anjing). Mendengar perkataan korban, pelaku langsung mengambil pisau dari dalam dapur dan menusukannya ke perut dan bagian pahanya," jelas Purwadi.

Pelaku pun diringkus. Pelaku mengaku kalau dirinya emosi saat itu. "Akibat perbuatannya, pelaku yang pernah bekerja sebagai pelaut ini dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman kurungan di atas 5 tahun," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww