Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton
Kejurnas Bulutangkis PBSI 2018

Jelang Gantung Raket, Liliyana: Lebih Tegang dari Olimpiade

Jelang Gantung Raket, Liliyana: Lebih Tegang dari Olimpiade
Liliyana Natsir-Praven Jordan
Kamis, 20 Desember 2018 21:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Liliyana Natsir akan menghadapi masa pensiun yang sudah di depan mata. Peraih medali emas ganda campuran Olimpiade Rio de Janeiro 2016 bersama Tontowi Ahmad ini akan menjalani pertandingan terakhir di Daihatsu Indonesia Masters 2019, Januari mendatang.

Jelang gantung raket, Liliyana mengaku perasaannya campur aduk. Di satu sisi ia merasa senang, di sisi lain ia merasa sedih karena akan meninggalkan dunia bulutangkis yang sudah membesarkan namanya.

"Deg-degan, rasanya lebih tegang dari olimpiade. Perasaannya ada senang ada sedih, senang karena tugas saya sudah selesai. Sedih karena harus meninggalkan suasana yang belasan tahun saya lewati. Tapi hidup harus berjalan, kan kita tidak bisa bermain bulutangkis terus sampai usia 40-50 tahun," ujar Liliyana di Britama Arena.

Liliyana hari ini menyelesaikan tugas dengan baik di ajang Tiket.com Kejurnas PBSI 2018 dengan menyumbang angka kemenangan kelima untuk PB Djarum dalam laga penyisihan grup B melawan PB SGS PLN Bandung.

Liliyana yang berpasangan dengan Praveen Jordan, mengalahkan Desta Akastaningrum-Muhamad Hadiyat M dengan skor 21-16, 23-21.

"Ini kesempatan terakhir untuk saya membela klub, kalau dipercaya untuk turun, saya mau memberi hasil maksimal. Di PB Djarum sudah banyak pemain muda yang sudah lebih konsisten, tinggal mengatur strategi saja," ujar Liliyana.

"Di pertandingan tadi, saya masih melakukan penyesuaian, mau coba touch pukulannya, arah angin dan sebagainya," tambahnya.

Di semifinal, PB Djarum yang merupakan juara grup B, akan berhadapan dengan PB Mutiara Cardinal Bandung. Pertandingan akan berlangsung, Jumat (21/12), mulai pukul 13.00 WIB. ***

wwwwww