Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau

Hadir di Pekanbaru, Luhut Panjaitan: Presiden Jokowi Sigap Ambil Langkah, Sekarang Harga Sawit Cenderung Naik

Hadir di Pekanbaru, Luhut Panjaitan: Presiden Jokowi Sigap Ambil Langkah, Sekarang Harga Sawit Cenderung Naik
Presiden RI, Joko Widodo.
Rabu, 16 Januari 2019 22:50 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Presiden Joko Widodo telah menghasilkan berbagai pencapaian dalam masa pemerintahannya. Salah satunya adalah infrastruktur, perkebunan, dana desa bahkan program keluarga harapan (PKH).

Demikian disampaikan Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan saat menghadiri pengukuhan Pengurus Relawan Bravo 5 Riau yang merupakan organisasi pendukung calon presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pekanbaru, Rabu (16/1/2019).

"Secara nasional terdapat sekitar 14 juta hektare kebun sawit di nusantara.,41 persen diantaranya dimiliki oleh petani kecil yang rata-rata 1-2 hektare. Memang harga sawit sempat turun namun presiden dengan sigap mengambil langkah dan hasilnya saat ini harga sawit cenderung naik," ucap Luhut.

Luhut mengatakan, saat ini pemerintah juga tengah melakukan langkah dengan penerapan Bio Solar (B20) yang diklaim cukup menguntungkan.

"Yang terbaru dan saat ini tengah kita godok adalah bagaimana oil palm kita rumah menjadi green by diesel," jelas Luhut.

Sebab saat ini Indonesia masih mengalami defisit. Langkah ini, lanjut Luhut, sangat potensial untuk mengurangi impor oil. Bahkan jika terlaksana sedikitnya Indonesia akan untung Rp14-Rp15 miliar.

"Dan tentu harga sawit akan naik dan kesejahteraan petani semakin terangkat. Dengan demikian angka kemiskinan juga menurun kembali," pungkasnya. (gs1)

wwwwww