Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
9 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
9 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis Malaysia Masters 2019

Kandaskan Matsutomo-Takahashi, Greysia-Apriyani Sukses Ke Final

Kandaskan Matsutomo-Takahashi, Greysia-Apriyani Sukses Ke Final
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu luapkan kegembiraan.
Minggu, 20 Januari 2019 01:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KUALA LUMPUR - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu akhirnya bisa menaklukkan Misaki Matsutomo-Ayaka Takahashi (Jepang) di babak semifinal Malaysia Masters 2019, Sabtu (19/1/2019). Mereka menang usai bertanding di di Stadium Axiata, Kuala Lumpur Sport City, Malaysia, selama 79 menit dengan skor 20-22, 21-13 dan 21-19.

Kemenangan ini menjadi yang kedua kalinya dari total sepuluh pertemuan mereka. Greysia-Apriyani tercatat kalah tiga kali secara berurutan di pertemuan terakhirnya. “Kami ingin menang, sangat ingin menang dari mereka. Setelah sekian kali kalah dari mereka dan beberapa kali terhenti di semifinal dari Jepang. Bagaimana pun juga, besok kami masih harus menghadapi satu pasangan Jepang lagi. Ini masih belum berakhir,” kata Greysia usai laganya.

Membuka laganya di game pertama, Greysia-Apriyani unggul dengan 15-10 dari lawan. Hal tersebut terus berlanjut hingga posisi 18-15. Namun di luar harapan, setelah itu Greysia-Apriyani justru kehilangan lima poin berurutan menjadi 18-20. Sempat menahan angka hingga 20-20, namun akhirnya mereka kalah tipis 20-22.

Beranjak ke game dua, Greysia-Apriyani mampu tampil lebih baik dengan terus unggul dalam perolehan angka. Kemenangan di game kedua akhirnya berhasil memperpanjang nafas Greysia-Apriyani menuju game penentu.

“Kami belajar terus dari kekalahan sebelumnya dan kemenangan pertandingan kemarin. Tadi kami hanya ingin tembus final dulu aja. Walaupun lawannya memang selalu berat. Intinya di kesiapan mental dan pikiran kami saja,” ungkap Greysia.

Game penentu berjalan lebih menegangkan. Pasalnya, Matsutomo-Takahashi kerap memimpin poin hingga pertengahan game. Hingga pada posisi 13-13, Greysia-Apriyani bangkit secara perlahan dan menciptakan kemenangannya. Dengan demikian satu tiket final berhasil direbut oleh wakil Indonesia.

Selanjutnya di babak final, Greysia-Apriyani kembali ditantang wakil Jepang, kali ini adalah pasangan Yuki Fukushima-Sayaka Hirota. ***

wwwwww