Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Badminton

Sebelum Wafat, Ronaldikin Berpesan agar Suporter Indonesia Bersatu

Sebelum Wafat, Ronaldikin Berpesan agar Suporter Indonesia Bersatu
Selasa, 22 Januari 2019 23:08 WIB

BANDUNG - Suporter Indonesia berduka. Pada Selasa (22/1/2019) sore tepatnya pukul 15.05 WIB, satu suporter Indonesia, Ronaldikin alias Sodikin yang mirip dengan bintang sepak bola dunia, Ronaldinho, meninggal dunia.

Almarhum sebelummya sempat dirawat di rumah sakit Al Ihsan, Bale Endah, Kabupaten Bandung selama tiga hari karena sakit radang tenggorokan dan infeksi paru-paru.

"Besok pagi (Rabu, 23/1/2019) rencananya pukul 07.00 pagi akan dimakamkan di Banjaran, tidak jauh dari rumah. Sakit almarhum ini diderita sejak dua bulan lalu. Minta doanya saja untuk Almarhum," ujar Firdian Purnama, salah satu keponakan Ronaldikin saat dihubungi Selasa (22/1/2019) malam.

Selama ini menurut Firdian, almarhum lebih banyak beraktivitas di Kota Jakarta. Pulang ke Bandung dalam satu pekan hanya satu hari.

Asti Susiantini, keponakan almarhum, menambahkan pihak keluarga baru tahu jika Almarhum menderita sakit empat hari lalu karena kerja di Jakarta.

"Karena beliau kerja di Jakarta terus handphonenya rusak, jadi teman-temannya yang di sana (Jakarta) yang menghubungi keluarga," jelasnya.

Kemudian pihak keluarga, lanjut Asti, menjemput Almarhum dan membawa ke rumah sakit dari hari Minggu (20/01/2019) dan meninggal Selasa sore.

"Almarhum selama menjadi suporter bola tidak bicara Viking saja, karena dia penggemar sepak bola. Beliau berharap tak hanya pendukung Persib dan Persija saja yang besatu tapi semuanya," ujarnya.

Menurut Asti, almarhum Ronaldikin mengoleksi syal semua suporter yang ada di Indonesia. "Dia punya impian menyatukan suporter seluruh Indonesia, bukan hanya Persib dan Persija saja," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:bolasport.com
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww