Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis Indonesia Masters 2019

Akbar-Reza: Kami Kurang Tenang

Akbar-Reza: Kami Kurang Tenang
Rabu, 23 Januari 2019 00:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pasangan ganda putra, Akbar Bintang Cahyono dan Moha Reza Pahlevi Isfahani belum berhasil menjajaki babak utama Indonesia Masters 2019. Pada laga kualifikasi, di Istora GBK Jakarta, Selasa, 22 Januari 2019, Akbar-Reza gagal mengatasi perlawanan wakil Thailand, Inkarat Apisuk-Tanupat Viriyangkura, lewat pertandingan tiga game, 21-8, 15-21, 16-21.

Bermain terlalu buru-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri menjadi penyebab utama kekalahan Akbar-Reza.

"Kami kurang tenang, terlalu mau mematikan lawan. Kami terburu-buru, seharusnya tidak mati malah mati sendiri. Kami masih kurang pengalaman dan banyak 'buang pukulan', masih sering salah arahnya," tutur Akbar.

"Lawan tidak mudah dimatikan. Kami kalau main tiga game seringnya kalah, karena konsentrasinya menurun, bukan karena fisik," tambah Reza.

"Kami baru masuk pelatnas utama tahun ini, sejauh ini sih belum pernah sharing dengan senior-senior kami. Tahun ini kami berharap bisa lewati babak pertama dan kedua di tiap turnamen. Sudah lima turnamen ini kami kalah di babak pertama dan kadang saat main jadi kepikiran, masak sih harus kalah lagi di babak pertama?" imbuhnya.

Thailand meloloskan dua wakilnya ke babak utama. Selain Apisuk-Viriyangkura, pasangan Kedren Kittinupong-Dechapol Puavaranukroh juga melaju. Dua slot lainnya direbut Huang Kaixiang-Wang Zekang (Tiongkok) dan Lee Jhe-Huei-Yang Po-Hsuan (Taiwan). ***

wwwwww