Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
24 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Riau

Langgar PKPU, 47 APK Caleg di Meranti Ditertibkan

Langgar PKPU, 47 APK Caleg di Meranti Ditertibkan
Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti, Syamsurizal
Rabu, 23 Januari 2019 19:01 WIB
Penulis: Gunawan
SELATPANJANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, tertibkan puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) serta bahan kampanye berupa ratusan stiker dan poster.

Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti Syamsurizal, mengatakan ada 47 APK yang berhasil ditertibkan pihaknya berupa spanduk dan baliho dari para Caleg yang maju di perhelatan pemilu serentak April 2019 mendatang.

"Selain APK kita juga menertibkan ratusan bahan kampanye berupa ratusan stiker dan poster. Sementara dari jumlah tersebut yang paling banyak ada di Kecamatan Tebing Tinggi. Dalam penertiban yang dilakukan, kita dibantu dengan Satpol PP," kata Syamsurizal kepada GoRiau.com, Rabu (23/1/2019) sore.

Dijelaskan Syamsurizal, penertiban APK tersebut merupakan sebuah langkah untuk penerapan Partai Politik (Parpol) dan Caleg yang melanggar PKPU nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye dan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang lokasi pemasangan APK.

Yang jelas tambah Syamsurizal lagi, APK harus dipasang dilokasi yang ditetapkan oleh KPU. Kalau tidak dipasang dititik yang ditetapkan KPU tapi dipasang di halaman rumah orang atau ditempat milik pribadi, maka harus mendapatkan Izin tertulis dari pemilik tempat.

"Tidak boleh dipasang ditempat atau fasilitas pemerintah, gedung pendidikan atau rumah ibadah," tegasnya.***

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww