Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
22 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Kader Muhammadiyah jadi Dubes, Ini Harapan Sunanto

Kader Muhammadiyah jadi Dubes, Ini Harapan Sunanto
Kamis, 24 Januari 2019 00:04 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, berharap Indonesia bisa meningkatkan ekspor ke Turki dan Lebanon, menyusul dilantiknya dua kader Muhammadiyah menjadi Dubes RI.

"Saya mewakili permintaan kalian adik-adikku, jadi supaya tidak banyak pertanyaan. Pertanyaannya hanya 'bagaimana bisa ekspor? Dan kalau ke Turki dapet tempat singgah," kata Cak Nanto, sapaan akbar Sunanto dalam acara tasyakuran PP Pemudah Muhammadiyah di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di Jl. Menteng Raya no. 62 Jakarta Pusat pada Rabu (23/01/2019) malam.

Harapan Cak Nanto nampaknya relevan dengan harapan Lalu Muhammad Iqbal soal pembangunan civil society Indonesia yang mandiri dan kuat dalam hal ekonomi.

Lalu yang kini menjadi Dubes RI untuk Turki memaparkan, kekuatan Turki dan kiprahnya di luar, tak lepas dari kemandirian civil society di negara tersebut yang terbangun dari masyarakat kelas menengah.

"Kayak di Turki, rata-rata kelas menengahnya itu pedagang. Kabar baiknya, di Indonesia, kelas menengah sudah banyak diisi umat Islam," kata Lalu.

Sehingga, Lalu melanjutkan, "Saya harap Muhammadiayah bisa turut mendorong lahirnya kelas menengah baru dari kalangan Islam,".

Seperti diketahui, dua kader Muhammadiyah telah dilantik menjadi Duta Besar RI pada awal Januari 2019 ini. Drs. Hajriyanto Y. Thohari MA sebagai Duta Besar RI untuk Lebanon dan Dr. Lalu Muhammad Iqbal MA sebagai Dubes Turki.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww