Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
16 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Ketua Iptek Lebah Madu Sumut Tinjau Pesantren Tahfiz Qur'an Desa Tengah Pantai Labu

Ketua Iptek Lebah Madu Sumut Tinjau Pesantren Tahfiz Quran Desa Tengah Pantai Labu
Ketua Iptek Lebah Madu Sumut Drs. M. Achir Lubis (kanan) foto bersama Guru Pesantren Tahfiz Qur'an Dusun II Desa Tengah Pantai Labu.
Minggu, 27 Januari 2019 22:05 WIB
Penulis: Zul Marbun
DELI SERDANG - Ketua Ilmu Pengetahuan (Iptek) Lebah Madu Provinsi Sumatera Utara Drs. M. Achir Lubis meninjau Pesantren Tahfiz Qur'an yang berada di Jalan Utama Dusun II Desa Tengah Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang, Minggu (27/1/2019).

Kunjungan dimaksudkan untuk melihat langsung kegiatan belajar mengajar Pesantren yang dibina Gurubesar Arsitektur USU Prof. Nawawi itu sekaligus memperkenalkan teknologi Iptek Lebah Madu bagi keperluan pesantren.

Menurut M Achir Lubis, Iptek Lebah Madu perlu diperkenalkan agar operasional pesantren mendapat manfaat dari teknologi yang difirnankan Allah SWT dalam Qur'an Surat An-Nahal (lebah) ayat 68 dan 69 itu.

"Ke depan tidak hanya mampu membuka income (pendapatan) untuk kelangsungan operasional pesantren, tapi juga dapat menjadi bekal keterampilan (skill) bagi anak-anak santri setelah tamat kelak," kata Achir Lubis yang juga Ketua Yayasan Sekolah Bina Bersaudara Titikuning Medan itu.

Dijelaskan Lubis, untuk tahap awal di areal keliling pesantren bisa ditanami bibit pohon Kaliandra sebagai pakan lebah. Setelah berbunga, bibit kotak lebah bisa diletakkan di areal pesantren yang terkena sinar matahari. Pohon Kaliandra yang berbunga sepanjang tahun menjadi pakan lebah yang sangat digemari. Satu kotak koloni lebah melifera, dalam setiap bulannya akan mampu menghasilkan 2 kilogram madu. Jika terdapat 10 kotak koloni lebah, maka akan diperoleh 20 Kg madu murni yang bila dijual mendapatkan uang Rp 4 juta dari harga Rp 200 ribu per Kg. "Jika panen melimpah, saya siap menampung madu lebah beserta sarangnya," tutur Lubis.

Mendapat penjelasan seperti itu, Syarif Hidayatullah selaku guru Tahfiz mengaku tertarik dan akan mengembangkannya di lokasi pesantren sekaligus berharap kepada Ketua Iptek Lebah Madu Sumut dapat memberikan pembimbingan.

"Saya sangat tertarik dengan usaha ternak lebah madu ini," tutur Syarif seraya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dapat menertibkan usaha ternak ayam potong yang berada tidak jauh dari lokasi pesantren yang menimbulkan hama lalat hingga ke areal pesantren.

Terkait minat orangtua memondokkan anaknya ke rumah Tahfiz Qur'an di tempatnya, menurut Syarif, cukup tinggi. "Apalagi kita tidak memungut biaya alias gratis," tutur Syarif yang alumni Sastra Arab Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.

Untuk informasi pendaftaran pesantren Tahfiz Qur'an dapat menghubungi Syarif Hidayatullah di nomor hp/WA 082240225767.***

Editor:ZAM
Kategori:Badminton, PON, Umum, Sumatera Utara
wwwwww