Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
8 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
13 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Ratusan Nagari Koto Padang Dharmasraya Blokade Jalan Menuju Pabrik Kelapa Sawit PT AWB

Ratusan Nagari Koto Padang Dharmasraya Blokade Jalan Menuju Pabrik Kelapa Sawit PT AWB
Warga Nagari Koto Padang, Kabupaten Dharmasraya, memblokir akses jalan menuju pabrik kepala sawit PT Andalas Wahana Berjaya (AWB), Rabu (30/1/2019).
Rabu, 30 Januari 2019 21:37 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Ratusan masyarakat Nagari Koto Padang, Kabupaten Dharmasraya, memblokir akses jalan menuju pabrik kepala sawit PT Andalas Wahana Berjaya (AWB), Rabu (30/1/2019).

Akibat aksi ratusan warga tersebut, aktivitas di pabrik kelapa sawit PT AWB itu terpaksa terhenti.

Salah seorang warga menyebutkan, aksi ini mereka lakukan menuntut pengembalian hak-hak masyarakat Nagari Koto Padang. Aksi demo ini, katanya, terpaksa dilakukan karena selama ini tuntutan secara lisan juga tulisan tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan.

"Kami hanya diberikan janji-janji palsu dari dulu hingga sekarang. Tidak ada sama sekali realisasinya. Karena itu untuk sementara kami blokade jalan ini sampai adanya keputusan dari pihak perusahaan PT AWB memberikan kejelasan kepada kami masyarakat Nagari Koto Padang," katanya.

"Kami tidak mau penyelesaian hanya dilakukan dengan beberapa orang saja, kami mau pihak perusahaan menyampaikan dan memberikan solusi secara transparan di depan kami masyarakat Nagari Koto Padang. Blokade jalan ini tidak akan dibuka sebelum pihak perusahaan memberikan kejelasan secara transparan,” tegasnya.

Untuk mengamankan aksi ratusan masyarakat Nagari Koto Padang tersebt, pihak Polres Dharmasraya menurunkan sejumlah anggota yang dipimpin lansung oleh Kabag Ops Kompol Rifai.

Dalam kesempatan itu, Kompol Rifai mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan anarkis. "Silakan sampaikan aspirasi secara damai dan baik-baik. Kami di sini menjalankan tugas sebagai Polri yang mengayomi masyarakat. Bagi yang melakukan perbuatan anarkis, akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku," tegas Kabag Ops Polres Dharmasraya Kompol Rifai.

Sementara itu pihak PT Perkebunan Sawit Andalas Wahana (AWB) yang dihubungi oleh awak media tidak ada di tempat untuk dikonfirmasi tentang aksi ratusan warga Nagari Koto Padang yang menutup jalan menuju pabrik tersebut. (tim_ep)

wwwwww