Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
23 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
21 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Riau

Melompat dari Sampan, Warga Meranti Ditemukan Tewas

Melompat dari Sampan, Warga Meranti Ditemukan Tewas
Korban saat dibawa ke rumah duka
Kamis, 31 Januari 2019 15:24 WIB
Penulis: Gunawan
SELATPANJANG - Jefriden(33 th) warga Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, ditemukan sudah ternyawa setelah melompat dari sampan ke laut.

Kejadian bermula pada Kamis (31/1/2019) sekira pukul 09.30 WIB, bertempat di sekitaran Perairan Selat Air Hitam Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Saat itu, Jefriden yang diketahui mengalami gangguan jiwa itu sedang diatas perahu kayu alias sampan miliknya dengan tingkah laku yang agak aneh, kemudian Rifai(40 th) yang melihat secara langsung kejadian tersebut mencoba bertanya kepada Kapten Kapal yaitu Lin(42 th) perihal siapa lelaki yang sedang bermain di atas perahu kayu tersebut. Selanjutnya, Lin menyebutkan bahwasanya lelaki tersebut adalah salah satu warga Desa Sialang Pasung.

Tidak lama kemudian, saksi melihat korban melompat kedalam laut dengan sendirinya, melihat aksi yang dilakukan oleh korban tersebut Rifai langsung meminta kepada Lin agar lelaki yang sudah masuk kedalam laut tersebut supaya diberikan pertolongan.

Selanjutnya saksi yang menyaksikan langsung kejadian tersebut melihat bahwasanya korban berenang selama 10 menit di seputaran tepian laut tidak lama kemudian korban pun secara perlahan tenggelam kedalam laut dan tidak timbul lagi ke permukaan air.

Selanjutnya saksi mencoba memberitahukan perihal kejadian tersebut kepada anggota Polsek Rangsang Barat, tidak lama kemudian Kapolsek Rangsang Barat Iptu S. Pangaribuan beserta Personil Polsek Rangsang Barat langsung mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan Pol Air Kepulauan Meranti, BPBD Kepulauan Meranti, TNI AL Selatpanjang dan masyarakat sekitar langsung melakukan pencarian korban.

Kemudian, sekira pukul 12.45 WIB korban sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, selanjutnya korban dibawa ke rumah duka.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH, melalui Kapolsek Rangsang Barat Iptu S. Pangaribuan, Kamis (31/1/2019) siang, membenarkan peristiwa tersebut.

"Keluarga korban tidak bersedia di bawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan visum. Dan keluarga korban rencananya akan mengkebumikan sore ini," ungkapnya.***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww