Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
14 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
21 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

Obok-obok Kantor PSSI, Polisi Angkut Berkas Anggaran Tahun 2017-2018

Obok-obok Kantor PSSI, Polisi Angkut Berkas Anggaran Tahun 2017-2018
Kamis, 31 Januari 2019 22:03 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Satgas Antimafia Bola telah melakukan penggeledahan di kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang berada di Jalan Kemang V no. 5 dan gedung FX Sudirman, Jakarta Selatan pada Rabu (30/1) lalu.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengungkapkan, hasil penggeledahan di Jalan Kemang V, penyidik menyita beberapa dokumen.

Dokumen tersebut kata Kombes Pol Argo, yakni berupa dokumen anggaran PSSI periode tahun 2017-2018 hingga dokumen pertandingan di Liga 1 sampai 3.

"Ada beberapa dokumen yang berkaitan dengan anggaran PSSI tahun 2017-2018, ada dokumen berkaitan dengan wasit dan asisten wasit dan dokumen berkaitan dengan liga 3, 2 dan 1. Akan kita dalami berkaitan dengan pernyataan (saksi) tersebut," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (31/1).

Semua dokumen yang disita Satgas Antimafia Bola guna penyelidikan dalam kasus skandal mafia skor di PSSI, sudah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dipelajari dan didalami.

"(Kantor PSSI di FX Sudirman) ada juga beberapa yang dibawa disana sama ada dokumen berkaitan dengan pengaturan skor bola sekarang sedang didalami penyidik," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Satgas Antimafia Bola menggeledah dua kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang berada di kawasan Kemang dan pusat perbelanjaan FX Sudirman, Jakarta Selatan pada Rabu (30/1).

"Ya benar, dua penggeledahan di kantor PSSI baru di FX Sudirman dan kantor PSSI lama di Kemang," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi wartawan, Rabu (31/1).

Dalam penggeledahan itu, tim penyidik mencari barang bukti-bukti dalam kasus pengaturan skor atas laporan mantan manager Persibara, Lasmi Indaryani.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww