Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

Lagi di Luar Kota, 'Presiden Akal Sehat' Rocky Gerung Batal Berikan Klarifikasi ke Penyidik

Lagi di Luar Kota, Presiden Akal Sehat Rocky Gerung Batal Berikan Klarifikasi ke Penyidik
Kuasa Hukum Rocky Gerung, Haris Azhar. (istimewa)
Kamis, 31 Januari 2019 22:12 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Presiden Akal Sehat, Rocky Gerung, batal menghadiri klarifikasi penyidik Polda Metro Jaya.

Seharusnya, klarifikasi dilakukan pada hari ini, Kamis (31/1) pukul 10.00 WIB. Penundaan pemeriksaan dilakukan lantaran Rocky masih berada di luar kota.

Hal ini diungkapkan Kuasa Hukum Rocky Gerung, Haris Azhar, saat dihubungi Wartawan, Kamis (31/1).

"Tidak dapat hadir, belum kami bicarakan dengan penyidik," katanya.

Selesai dengan urusan di luar kota kata Haris, Rocky Gerung akan hadir di Polda Metro Jaya besok, Jumat (1/2).

"Besok siang Rocky Gerung hadir," ujar Haris lagi.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, belum membenarkan penundaan pemeriksaan Rocky Gerung.

"Dicek dulu ya," ujar dia.

Untuk diketahui, Rocky dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia DKI Jakarta, Permadi Arya, pada Rabu 11 April 2018 malam ke Polda Metro Jaya. Ia diduga melakukan penodaan agama terhadap pernyataan di ILC edisi Selasa 10 April 2018, sebagai narasumber ia menyebut 'kitab suci adalah fiksi'.

Dalam acara diskusi tersebut, Rocky menjelaskan fiction atau fiksi itu merupakan kata benda, namun karena diucapkan dalam satu forum politik, maka dia dianggap sebagai buruk.

Menurut Rocky Gerung, fiksi itu sangat bagus, fiksi adalah energi untuk mengaktifkan imajinasi, dan fungsi dari fiksi itu. "Dan kita hidup dalam dunia fiksi, lebih banyak fiksi daripada dalam dunia realitas. Ia juga menyatakan fiksi lawannya realitas bukan fakta. Jadi kalau anda bilang itu fiksi lalu kata itu jadi peyoratif (menghina), itu artinya kita menginginkan anak-anak kita tidak lagi membaca fiksi, karena sudah dua bulan ini kata fiksi itu menjadi kata yang buruk," tutur Rocky dalam acara tersebut.

"Kitab suci fiksi atau bukan? Siapa yang berani jawab. Kalau saya pakai definisi bahwa fiksi itu mengaktifkan imajinasi, kitab suci itu adalah fiksi. Karena belum selesai, belum tiba itu," kata dia dengan yakin.

Rocky Gerung melanjutkan, dengan perbandingan lain yakni Babad Tanah Jawi yang merupakan salah satu bentuk fiksi, "Jadi ada fungsi dari fiksi untuk mengaktifkan imajinasi, menuntun kita untuk berfikir lebih imajinatif. Sekarang dia (fiksi) dibunuh, dibunuh oleh politisi," kata Rocky Gerung.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww