Tarif Tol Sentuh Jutaan Rupiah, Truk Cabut dari Trans Jawa dan Kembali ke Pantura

Tarif Tol Sentuh Jutaan Rupiah, Truk Cabut dari Trans Jawa dan Kembali ke Pantura
Ilustrasi truk di Pantura. (detik.com)
Minggu, 03 Februari 2019 16:44 WIB
JAKARTA - Pengusaha logistik membenarkan bahwa alasan para supir truk untuk mengalihkan lajunya kembali ke Jalur Pantura daripada Tol TransJawa karena tarif yang mahal. Tarif tol dinilai terlalu tinggi bagi para pengemudi truk.

Bahkan, Ketua Asosiasi Logistik Indonesia Zaldy Ilham Masita telah meminta PT Jasa Marga untuk menurunkan tarif tol Trans Jawa. Pasalnya, untuk truk yang menggunakan tol dari Jakarta ke Surabaya tarifnya bisa mencapai jutaan rupiah.

"Kan truk itu totalnya sampai Rp 1,5 juta itu ke Surabaya, kalau ukuran truknya makin besar lagi bisa sampai Rp 2 juta, mahal bener itu," kata Zaldy seperti dilansir GoNews.co dari detikFinance, Senin (28/1/2019).

Zaldy menyayangkan tarif yang mahal tersebut. Menurutnya, tarif untuk kendaraan pengiriman logistik seperti truk seharusnya lebih rendah dibandingkan mobil pribadi.

"Ya saya rasa permasalahannya kalau untuk mempermudah logistik harusnya tarifnya itu untuk angkutan truk lebih murah dibanding mobil-mobil pribadi kalau memang itu untuk logistik," tutupnya.

Zaldy pun telah meminta dan menyarankan tarif untuk truk masuk jalan Tol Transjawa. Menurutnya, tarif untuk truk maksimal Rp 800 ribu.

"Kemahalan tarifnya. Jadi kan waktu itu kita sudah minta ke Jasa Marga kalau bisa tarif Jakarta-Surabaya tidak lebih dari sekitar Rp 800 ribu lah," kata Zaldy.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Ekonomi, Pemerintahan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur

wwwwww