Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
Hukum
24 jam yang lalu
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
2
Bak 'Kuburan', Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bak Kuburan, Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
3
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
14 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
4
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
2 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
5
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
2 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
6
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
2 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Home  /  Berita  /  Lingkungan

14 Ribu Masker Dibagikan untuk Warga Dumai

14 Ribu Masker Dibagikan untuk Warga Dumai
Selasa, 19 Februari 2019 21:25 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Sebanyak 14 ribu masker telah disebarkan Dinas Kesehatan kota Dumai ke masyarakat dan pelajar, pemberian masker tersebut dilakukan semenjak kabut asap melanda kota Dumai akibat kebarakan hutan dan lahan terjadi.

Pemberian masker tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Faisal, diberikan kepada masyarakat yang melintas di beberapa titik jalan umum .

Selain kepada masyarakat pengguna sepeda motor, masker juga diberikan kepada pelajar, dari pendidikan usia dini hingg ke sekolah menengah pertama.

"14 ribu masker sudah kita bagikan kepada masyarakat umum di tujuh titik jalan dan sejumlah sekolah," kata Faisal, Selasa (19/2/2019).

Selain itu, dikatakannya, pembagian masker juga dilakukan petugas medis yang berada di Puskesmas, karena sejak kabut asap marak pelayanan medis mulai banyak didatangi masyarakat terganggu kesehatan.

Pihaknya juga menerima 40 lembar masker dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk mengantisipasi kualitas udara tidak sehat akibat asap kebakaran hutan dan lahan.

"Kesehatan masyarakat mulai terganggu akibat kabut asap dan terjadi peningkatan pelayanan di puskesmas, dan persediaan masker saat ini bertambah 40 ribu bantuan dari dinas kesehatan propinsi," katanya mengakhiri. ***


wwwwww