Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
DPR RI
12 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
2
BKSAP DPR RI Serahkan Piagam Penolakan Aneksasi Israel atas Palestina
DPR RI
23 jam yang lalu
BKSAP DPR RI Serahkan Piagam Penolakan Aneksasi Israel atas Palestina
3
RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Disetujui
DPR RI
22 jam yang lalu
RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Disetujui
4
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
DPR RI
9 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
5
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Nasional
10 jam yang lalu
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
6
Hari Bhayangkara ke-74, Sahroni Dorong Kerja Polri atasi Kejahatan Siber
DPR RI
22 jam yang lalu
Hari Bhayangkara ke-74, Sahroni Dorong Kerja Polri atasi Kejahatan Siber
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Pergerakan Politik Pemilu 2019-The Real Election

Nah Lho... Ada 32 WNA di Bali Masuk DPT Pemilu 2019

Nah Lho... Ada 32 WNA di Bali Masuk DPT Pemilu 2019
Ilustrasi. (istimewa)
Senin, 11 Maret 2019 14:37 WIB

BALI - Sebanyak 32 Warga Negara Asing (WNA) masuk dalam Daftar Pemilihan Tetap (DPT) Pemilu 2019 mendatang, di Provinsi Bali.

"Untuk sementara 32 (WNA), terbanyak di Denpasar. Kalau persisnya kami belum membuat rincian yang terbanyak negara apa. Namun, sekilas terbanyak warga Jepang dan Eopa, dan ada sedikit Australia," ucap I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya selaku Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali, saat dikonfirmasi, Senin (11/3).

Darmasanjaya menjelaskan, untuk para WNA yang masuk ke DPT, tindakan selanjutnya akan dicoret dari DPT, agar tidak punya hak pilih pada Pilpres dan Pileg nantinya.

"Tindaklanjutnya kami coret dari DPT. Karena hal itu sesuai Undang-undang dan PKPU, WNA tak punya hak pilih. Tujuannya, agar para WNA tersebut tidak sampai melakukan pemungutan suara di TPS dalam Pemilu 2019," ujarnya.

"Dan pada pemilihan berikutnya, WNA tersebut tidak masuk DPT sementara atau daftar pemilihan tetap Pilkada serentak (berikutnya)," tambah Darmasanjaya.

Darmasanjaya juga menjelaskan, penyebab masuknya para WNA di DPT Bali tersebut, karena salah satunya adalah alih status dari WNA ke WNI.

"Salah satunya karena alih status, jadi sebelum 2018 beberapa WNA tersebut adalah WNI. Namun di tahun 2018 mengajukan pindah kewarganegaraan, sehingga statusnya sekarang WNA," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:Bali, DKI Jakarta, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww