Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Hukum
14 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
14 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
Politik
12 jam yang lalu
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
4
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
10 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
5
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Politik
17 jam yang lalu
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
6
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Politik
13 jam yang lalu
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Usai PDIP Sahuti PSI, EII Analogikan PSI dengan Bayi

Usai PDIP Sahuti PSI, EII Analogikan PSI dengan Bayi
Iskandarsyah. (GoNews.co)
Rabu, 13 Maret 2019 22:20 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Pengamat Politik EII, Iskandarsyah menilai, pernyataan Ketum PSI, Grace Natalie soal sikap anti korupsi partai nasionalis, tak elok dan terlalu mencampuri persoalan internal partai-partai politik (parpol) lain.

"Buat saya bukan kapasitas beliau (Garace Natalie, red) menilai parpol lain, lihatlah parpolnya, apa sudah cukup baik kah? Loloskah ke parlement threshold nanti?" kata Iskandarsyah dalam siaran persnya, Rabu (13/03/2019).

"Kader-kader PSI jelas tidak berjuang di bawah yang menurut survey kami dari ETOS Indonesia Institute (EII) tak lebih dari 1,7 persen," ujar Direktur Eksekutif EII itu.

Iskandarsyah melanjutkan, elektabilitas partai lah yang mestinya jadi fokus PSI. "Bukan masuk ke ranah partai lain, apalagi memberikan komentar yang seperti itu,".

Sebelumnya, Ketua Umum PSI, Grace Natalie dalam pidato politiknya di Medan, mempertanyakan sikap antikorupsi para parpol nasionalis yang dinilainya belum diimplementasikan.

Kemudian, politisi PDIP, Effendi MS. Simbolon mengingatkan PSI sebagai partai baru untuk tidak terlalu mudah menuding-nuding partai lain demi mencari elektabilitas diri.

"Mau jadi calon politisi, belajar banyak dululah. Jangan mudah mengumbar-umbar tuduhan ke mana-mana," ujar Effendi kepada wartawan, Rabu, (13/03/201).

Menanggapi sahutan Effendi Simbolon, Iskandarsyah berujar, "Partai baru yang masih merangkak seperti bayi yang baru lahir tapi dipaksa lari kencang, ya itu PSI,".***


wwwwww