Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
20 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
21 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
4
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
20 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
5
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
21 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
6
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
20 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Usai PDIP Sahuti PSI, EII Analogikan PSI dengan Bayi

Usai PDIP Sahuti PSI, EII Analogikan PSI dengan Bayi
Iskandarsyah. (GoNews.co)
Rabu, 13 Maret 2019 22:20 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Pengamat Politik EII, Iskandarsyah menilai, pernyataan Ketum PSI, Grace Natalie soal sikap anti korupsi partai nasionalis, tak elok dan terlalu mencampuri persoalan internal partai-partai politik (parpol) lain.

"Buat saya bukan kapasitas beliau (Garace Natalie, red) menilai parpol lain, lihatlah parpolnya, apa sudah cukup baik kah? Loloskah ke parlement threshold nanti?" kata Iskandarsyah dalam siaran persnya, Rabu (13/03/2019).

"Kader-kader PSI jelas tidak berjuang di bawah yang menurut survey kami dari ETOS Indonesia Institute (EII) tak lebih dari 1,7 persen," ujar Direktur Eksekutif EII itu.

Iskandarsyah melanjutkan, elektabilitas partai lah yang mestinya jadi fokus PSI. "Bukan masuk ke ranah partai lain, apalagi memberikan komentar yang seperti itu,".

Sebelumnya, Ketua Umum PSI, Grace Natalie dalam pidato politiknya di Medan, mempertanyakan sikap antikorupsi para parpol nasionalis yang dinilainya belum diimplementasikan.

Kemudian, politisi PDIP, Effendi MS. Simbolon mengingatkan PSI sebagai partai baru untuk tidak terlalu mudah menuding-nuding partai lain demi mencari elektabilitas diri.

"Mau jadi calon politisi, belajar banyak dululah. Jangan mudah mengumbar-umbar tuduhan ke mana-mana," ujar Effendi kepada wartawan, Rabu, (13/03/201).

Menanggapi sahutan Effendi Simbolon, Iskandarsyah berujar, "Partai baru yang masih merangkak seperti bayi yang baru lahir tapi dipaksa lari kencang, ya itu PSI,".***

wwwwww