200 Warga Binaan Lapas Padang Ikuti ESQ Angkatan II

200 Warga Binaan Lapas Padang Ikuti ESQ Angkatan II
Pembukaan ESQ Angkatan II di aula pertemuan Lapas Klas IIA Padang, Kamis (14/3/2019).
Sabtu, 16 Maret 2019 14:04 WIB

PADANG - Bertempat di aula pertemuan Lapas Klas IIA Padang, Kamis (14/3/2019), dilaksanakan kegiatan Emotional Spritual Quotient (ESQ) Character Building Tingkat 1 Personal Transformation. Kegiatan ini diikuti 200 warga binaan dan 50 petugas Pemasyarakatan.

Kegiatan ini merupakan kedua kalinya dilaksanakan di Lapas Klas IIA Padang. Sebelumnya kegiatan serupa juga sudah dilaksanakan di bulan Februari 2019. Program ini difasilitasi oleh Yayasan UPI YPTK Padang, dilaksanakan selama 3 hari dengan "Tema Mengenal Kecerdasan Jati Diri dan Selalu Berpikiran Positif".

Kegiatan ini dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumbar Ajub Suratman, dihadiri pimpinan Yayasan UPI YPTK Herman Nawas, para dosen UPI, anggota Majelis Taklim Rahmatan Lil 'Alamin, Tim ESQ UPI YPTK Padang dan pejabat struktural Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumbar.

"Harapan kita, agar peserta yang mengikuti kegiatan ini mengenal dan mengendalikan diri, agar setelah bebas nanti, tidak lagi membuat kesalahan," ujar Ajub Suratman dalam sambutannya.

"Segala kegiatan yang kita lakukan, harus dimulai dengan doa, termasuk kegiatan sehari-hari, misalnya mau masuk WC baca doa, keluar WC ada doanya lagi. Begitu juga dengan kegiatan-kegiatan lainnya, agar segala kegiatan yang kita dilakukan bernilai ibadah, karena tujuan kita diciptakan itu adalah untuk beribadah," tambah Ajub.

Ketua Yayasan UPI YPTK Herman Nawas, meminta kepada para peserta agar lebih mengenal diri. "Siapa kita? Kita sebagai orang Islam harus yakin dengan rukun Islam dan rukun iman, berpikiran positif, dan terutama jangan pernah tinggalkan shalat," kata Herman Nawas.

Sementara Kepala Divisi Permasyarakat Kanwil Kemenkum HAM Sumbar Sunar Agus berharap dengan Training ESQ ini tidak ada lagi terjadi pekelahian antar sesama warga binaan. Dan apa yang dilakukan warga binaa Lapas Padang menjadi ladang amal ibadah.

"Dari Lapas kita sering dapat informasi yang kurang baik, seperti adanya penganiayaan, atau perkelahian antar warga binaan. Kita harap dengan adanya ESQ ini ke depan menjadi lebih baik," ujar Sunar.

Kalapas Klas II A Padang Arimin menyampaikan terima kasih pada Yayasan UPI YPTK yang telah memfasiltasi Training ESQ.

"Harapan kita tidak ada lagi perkelahian antar narapidana, bisa mengendalikan diri karena sudah diajarkan kiat membangun kecerdasan jiwa dan selalu berpikiran positif, " Ujar Arimin. (rls)

Editor:arie rh
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww