Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
DPR RI
24 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
2
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Peristiwa
20 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
3
Borneo FC Butuh Laga Tandang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Borneo FC Butuh Laga Tandang
4
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
Sepakbola
23 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
5
Rahmad Darmawan Tak Masalahkan Kondisi Fisik Jacob Pepper
Sepakbola
23 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Tak Masalahkan Kondisi Fisik Jacob Pepper
6
Satu Poin SDGs Tambahan sebagai Terobosan KemendesPDTT
Pemerintahan
3 jam yang lalu
Satu Poin SDGs Tambahan sebagai Terobosan KemendesPDTT
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Mahyudin: Sosialisasi adalah Pemersatu Bangsa di Tengah Potensi Perpecahan

Mahyudin: Sosialisasi adalah Pemersatu Bangsa di Tengah Potensi Perpecahan
Rabu, 20 Maret 2019 16:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
KUTAI KARTANEGARA - Wakil Ketua MPR RI Dr. H. Mahyudin ST, MM mengajak masyarakat Kecamatan Samboja, kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur, datang ke TPS dan memberikan suaranya pada pemilihan umum 2019. Karena pemilu merupakan ajang yang sah untuk menentukan pemimpin lima tahun yang akan datang.

"Waktunya paling hanya lima menit, tapi sangat menentukan masa depan bangsa Indonesia. Karena itu jangan sia-siakan, mari semua memberikan suaranya," kata Mahyudin.

Untuk mendapatkan pemimpin yang baik, menurut Mahyudin masyarakat harus menggunakan hati nurani dalam menentukan pilihan. Harus dilihat bobot, bibit dan bebet. Bukan semata karena bantuan sembako atau uang transportasi.

"Ambil saja uangnya, tapi memilih dengan hati nurani. Biar saja para calon yang mau membodohi dengan politik uang tertipu," tandasnya.

Pernyataan itu disampaikan Mahyudin saat membuka Sosialisasi Empat Pilar dihadapan warga masyarakat kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara. Acara tersebut berlangsung di gedung pertemuan Kelurahan Tanjung Harapan, kecamatan Samboja, kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (20/3).

Saat ini, kata Mahyudin Masyarakat semakin pintar, mereka tidak mudah dibohongi melalui politik uang. Masyarakat juga makin sadar, bahwa pemilu itu sangat penting. Karena bisa menentukan nasib bangsa Indonesia lima tahun mendatang.

Pada kesempatan itu, Mahyudin mengatakan Sosialisasi Empat Pilar MPR itu sangat penting. Karena saat ini masih banyak umat beragama yang salah dalam memahami dan melaksanakan ajaran agama, sehingga melakukan gerakan radikalisme melalui aksi bom bunuh diri. Padahal, agama itu mengajarkan pada kasih sayang dan saling menolong.

Sosialisasi juga penting, karena masih ada sebagian masyarakat yang salah dalam memahami kebhinnekaan. Sehingga perbedaan itu dianggapnya musuh. Padahal, perbedaan seharusnya diartikan untuk saling melengkapi, bukan untuk pecah belah.

"Sosialisasi juga masih relevan selama penegakan hukum belum dilaksanakan secara maksimal. Intinya Sosialisasi itu adalah pemersatu bangsa di tengah potensi perpecahan," pungkasnya.***


wwwwww