Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
17 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
11 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
11 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
17 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton
Sepakbola Piala Presiden 2019

Lawan Arema, Djanur: Tak Ada Yang Mustahil

Lawan Arema, Djanur: Tak Ada Yang Mustahil
Rabu, 10 April 2019 15:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Hasil kurang memuaskan didapat Klub Persebaya Surabaya kala menjamu Arema FC pada leg pertama final Turnamen Sepakbola Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/4/2019) sore WIB. Bajul Ijo tertahan Singo Edan dengan skor 2-2.

Hasil tersebut kurang menguntungkan bagi Persebaya. Untuk itu, Bajul Ijo bertekad memburu kemenangan pada leg kedua demi bisa membawa Piala Presiden tahun ini ke Surabaya.

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman mengajak semua pihak, baik pemain dan suporter bersatu saling mendukung agar Persebaya dapat meraih kemenangan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (10/4) malam WIB.

"Hasil ini memang mengecewakan. Pun demikian dengan Bonek karena harapan mereka sama dengan tim Persebaya. Namun ini bukan akhir segalanya. Kita masih punya peluang di Malang, kita akan habis-habisan untuk menang," ungkap Djadjang Nurdjaman dalam laman resmi klub.

Pelatih yang akrab disapa Djanur ini optimis kemenangan bukan hal mustahil yang bisa diraih anak asuhnya. Mantan pelatih PSMS Medan ini memberikan contoh kala Persebaya dapat mencuri kemenangan dari tuan rumah Madura United pada leg kedua semifinal lalu.
"Tidak ada yang tidak mungkin," tandasnya.

Dengan hasil 2-2, Persebaya memang dituntut menang, karena seri 0-0 atau 1-1, maka Arema FC yang akan menjadi juara. ***

wwwwww